Bripda Nopandri Ditemukan Meninggal di Sungai Katingan

Kalimantan Tengah

Bripda Nopandri Ditemukan Meninggal di Sungai Katingan

Sigit Pamungkas - detikKalimantan
Sabtu, 04 Jul 2026 17:05 WIB
Bripda Nopandri ditemukan meninggal di Sungai Katingan
Foto: Bripda Nopandri ditemukan meninggal di Sungai Katingan (Dok. Istimewa)
Katingan -

Pencarian terhadap anggota Satresnarkoba Polres Katingan yang hilang usai bentrok saat operasi penangkapan terduga bandar sabu kembali membawa kabar duka. Satu jenazah yang ditemukan mengapung di Sungai Katingan, kawasan Desa Tumbang Lahang, Kabupaten Katingan, Sabtu (4/7/2026), dipastikan merupakan Bripda Nopandri Ramadhana.

Kapolres Katingan AKBP Dodik Hartono membenarkan penemuan tersebut. Menurutnya, jenazah Bripda Nopandri telah ditemukan di Sungai Katingan dan langsung dievakuasi oleh tim gabungan.

"Benar, Bripda Nopandri Ramadhana telah ditemukan di Sungai Katingan. Saat ini jenazah sedang dalam proses evakuasi dan identifikasi lebih lanjut," ujar Dodik, Sabtu sore.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Penemuan Bripda Nopandri menambah daftar korban dalam tragedi berdarah yang terjadi saat Satresnarkoba Polres Katingan melakukan penggerebekan terhadap terduga bandar sabu di Desa Tumbang Kalemei, Kecamatan Katingan Tengah, Kamis (2/7/2026) dini hari.

Sebelumnya, Aipda Yudhi Perdana Putra gugur saat menjalankan tugas. Jenazahnya ditemukan di atas lanting atau dermaga apung dengan luka bacok parah di bagian kepala. Almarhum kemudian dimakamkan secara kedinasan Polri dengan upacara penghormatan terakhir.

Dengan ditemukannya Bripda Nopandri, masih tersisa satu anggota yang belum ditemukan, yakni Aiptu Sumariyanto. Aparat gabungan dari Polda Kalimantan Tengah, Polres Katingan, Basarnas, serta unsur terkait masih terus menyisir aliran Sungai Katingan dan kawasan hutan di sekitar lokasi kejadian untuk mencari korban.

Insiden tersebut terjadi ketika tim Satresnarkoba Polres Katingan melakukan operasi penangkapan terhadap terduga bandar sabu. Operasi berujung bentrokan yang menyebabkan satu anggota gugur di lokasi, dua anggota sempat hilang, sementara lima personel lainnya berhasil menyelamatkan diri dengan menepi ke kawasan hutan sebelum akhirnya dievakuasi dalam keadaan selamat.

Selain fokus melakukan pencarian terhadap Aiptu Sumariyanto, aparat kepolisian juga masih memburu para pelaku yang diduga terlibat dalam penyerangan terhadap anggota Polri saat operasi pemberantasan narkotika tersebut.




(des/des)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads