Beredar Video Pelaku Tragedi Katingan Ungkap Detik-detik Eksekusi Polisi di Air

Kalimantan Tengah

Beredar Video Pelaku Tragedi Katingan Ungkap Detik-detik Eksekusi Polisi di Air

Sigit Pamungkas - detikKalimantan
Rabu, 08 Jul 2026 17:50 WIB
Pelaku Y saat diinterogasi.
Foto: Pelaku Y saat diinterogasi (Dok. Istimewa)
Katingan -

Sebuah rekaman interogasi terhadap pelaku pembunuhan berinisial Y alias Yadi beredar dan mengungkap fakta terkait kasus pembunuhan di wilayah Desa Kalemei, Kecamatan Katingan Tengah, Kabupaten Katingan pada Kamis (2/7) dini hari lalu. Dalam pemeriksaan tersebut, Yadi membeberkan peran dirinya serta komplotannya saat mengejar dan mengeksekusi para korban.

Kepada polisi, Yadi mengaku bahwa dirinya bertugas di bagian air saat pengejaran berlangsung menggunakan perahu kelotok. Ia juga menyebutkan sejumlah nama rekan-rekannya yang ikut terlibat langsung dalam aksi keji di sebuah pulau terpencil.

"Kan aku disuruh di air. Di air emang juga aku," ujar Yadi saat dicecar pertanyaan oleh penyidik mengenai keterlibatannya dalam aksi pengejaran tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tidak hanya mengakui keterlibatan dirinya, Yadi juga menyebut nama beberapa rekannya yang diduga kuat bertindak sebagai eksekutor penembakan. Ia menyebut nama Robi, Ateng, Nimo, Busu, Bio, hingga Pia alias Dion sebagai komplotannya yang berada di lokasi kejadian.

Yadi mengungkapkan bahwa korban dihabisi dengan cara ditembak. Saat penyidik menanyakan jenis senjata yang digunakan oleh salah satu pelaku bernama Nimo, Yadi memberikan jawaban yang cukup mengejutkan pihak kepolisian.

"Pakai senjata api... Kaliber kalau enggak salah, laras pendek," ungkap Yadi di hadapan petugas.

Mendengar pengakuan tersebut, salah seorang petugas menduga senjata api laras pendek yang digunakan oleh pelaku Nimo merupakan milik korban yang telah direbut atau milik anggota yang sebelumnya sempat hilang.

Pihak penyidik yang memeriksa Yadi sempat berusaha menghubungi Polsek setempat guna mencocokkan barang bukti senjata api kaliber laras pendek yang disebutkan oleh pelaku. Namun, upaya tersebut sempat terkendala karena minimnya jaringan komunikasi di lokasi interogasi dilakukan.

Hingga saat ini, pihak kepolisian terus melakukan pendalaman dan mengejar para pelaku lain yang namanya telah dikantongi berdasarkan pengakuan berharga dari Yadi. Saat dikonfirmasi Kapolres Katingan AKBP Dodik Hartono membenarkan video tersebut.

"Ya benar. Saya belum bisa menanggapi (daftar pelaku), nunggu hasil penyidikan baru saya bisa sampaikan lagi," ujarnya Rabu (8/7/2026) sore.

Sebelumnya, penyidik telah mengamankan lima orang yang seluruhnya merupakan warga Desa Tumbang Kalemei. Dodik memastikan seluruh terduga pelaku ditangkap di wilayah Kabupaten Katingan. Dari lima orang yang diamankan, tiga di antaranya telah resmi ditetapkan sebagai tersangka.

Menurutnya, dua orang yang belum ditetapkan sebagai tersangka masih menjalani pemeriksaan intensif. Meski arah penyidikan mengindikasikan keterlibatan mereka, penyidik tetap mengedepankan prosedur hukum sebelum menetapkan status hukum keduanya.




(des/des)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads