Polri memberikan penghormatan tertinggi kepada tiga personel Satresnarkoba Polres Katingan yang gugur saat menjalankan tugas operasi pemberantasan narkotika di Desa Tumbang Kalemei, Kecamatan Katingan Tengah.
Atas dedikasi dan pengorbanan jiwa raga dalam menegakkan hukum, ketiga personel tersebut dianugerahi kenaikan pangkat luar biasa anumerta oleh Kapolri. "Kapolri memberikan kenaikan pangkat luar biasa anumerta kepada almarhum sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi, loyalitas, dan pengorbanan beliau yang gugur saat menjalankan tugas negara," kata Kapolres Katingan AKBP Dodik Hartono.
Penghormatan Melalui Kenaikan Pangkat Luar Biasa Anumerta
Sebagai bentuk apresiasi negara atas loyalitas dan pengabdian hingga akhir hayat, ketiga personel resmi mendapatkan kenaikan satu tingkat lebih tinggi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
- Aiptu Anumerta Yudhi Perdana Putra: Almarhum yang sebelumnya berpangkat Aipda resmi dinaikkan pangkatnya menjadi Aiptu Anumerta.
- Ipda Anumerta Sumariyanto: Sebelumnya berpangkat Aiptu, almarhum mendapatkan kenaikan pangkat luar biasa menjadi Ipda Anumerta.
- Briptu Anumerta Nopandri Ramadhana: Personel termuda yang sebelumnya berpangkat Bripda resmi dianugerahi pangkat Briptu Anumerta.
Kronologi Operasi Maut di Desa Tumbang Kalemei
Insiden berdarah itu terjadi saat Tim Satresnarkoba Polres Katingan melakukan operasi penindakan terhadap jaringan bandar sabu pada Kamis (2/7/2026) dini hari.
- Bentrok dan Penyerangan: Operasi tersebut diwarnai bentrokan maut yang menyebabkan para personel terpisah dan beberapa di antaranya hanyut di Sungai Katingan.
- Penemuan Jenazah: Aiptu Anumerta Yudhi ditemukan pertama kali di sebuah lanting milik warga usai bentrokan. Jenazah Briptu Anumerta Nopandri ditemukan pada Sabtu (4/7/2026) setelah terseret arus sejauh 37 kilometer.
- Korban Terakhir: Jasad Ipda Anumerta Sumariyanto menjadi yang terakhir ditemukan pada Minggu (5/7/2026) pagi di aliran Sungai Katingan,.
Sosok Aiptu Anumerta Yudhi: 15 Tahun Menjadi Incaran Bandar
Almarhum dikenal sebagai sosok yang sangat berpengalaman dan memiliki rekam jejak panjang dalam menangani kasus narkotika di wilayah hukum Polres Katingan.
- Spesialis Reserse Narkoba: Sebagian besar masa pengabdiannya dihabiskan di Satuan Reserse Narkoba selama lebih dari satu dekade.
- Dendam Sindikat: Berdasarkan informasi rekan sejawatnya, almarhum diduga telah lama menjadi target jaringan narkoba.
- Wirausahawan Disiplin: Di luar tugasnya, almarhum sukses mengelola usaha keramba ikan dan kebun sawit serta aktif membina olahraga basket.
"Informasi terakhir yang saya terima, para pelaku memang mengincar beliau karena sudah banyak rekan mereka yang pernah ditangkap oleh almarhum dalam kasus narkoba," kata rekan Yudhi, Ipda Kamalul Fahmi.
Profil Ipda Anumerta Sumariyanto: 25 Tahun Pengabdian Tanpa Batas
Ipda Anumerta Sumariyanto adalah senior dalam tim yang telah merasakan hampir seluruh lini tugas kepolisian selama seperempat abad.
- Rekam Jejak Karier: Memulai langkah sebagai lulusan Dikmaba tahun 2000, almarhum pernah bertugas di SPKT, Satlantas, Binmas, Samapta, hingga Reserse
"Aiptu Sumariyanto adalah sosok anggota yang telah mengabdikan dirinya hampir 25 tahun di Kepolisian. Beliau bertugas di berbagai fungsi, selalu menunjukkan loyalitas, disiplin, dan tanggung jawab dalam setiap amanah yang diberikan," kata Kasi Humas Iptu Mastur.
Kenangan Briptu Anumerta Nopandri: Putra Dayak yang Berintegritas
Sebagai putra asli Kabupaten Katingan, Briptu Anumerta Nopandri dikenal sebagai polisi muda yang memiliki masa depan cerah.
- Latar Belakang: Lahir pada 3 November 2002, ia merupakan lulusan Bintara Polri tahun 2022 yang menguasai bahasa Dayak dan Banjar guna mendukung tugas lapangan.
- Karakter Pribadi: Almarhum dikenal rendah hati, disiplin, dan memiliki integritas tinggi.
"Almarhum dikenal sebagai anggota yang rajin, memiliki kemauan belajar yang tinggi, disiplin, serta loyal terhadap tugas," kata Kapolres Katingan.
Penanganan Hukum dan Prosesi Pemakaman
Polri memastikan bahwa perjuangan melawan narkoba terus berlanjut meski dibayangi duka mendalam.
- Pengejaran Pelaku: Tim gabungan Polda Kalteng masih terus memburu para pelaku yang terlibat dalam penyerangan untuk diproses sesuai hukum yang berlaku.
- Prosesi Kedinasan: Seluruh jenazah menjalani autopsi di RS Bhayangkara Palangka Raya sebelum dimakamkan secara kedinasan kepolisian di TPU Kasongan Baru sebagai penghormatan terakhir.
