5 Makanan yang Harus Dihindari Penderita Penyakit Ginjal, Jangan Salah Pilih!

5 Makanan yang Harus Dihindari Penderita Penyakit Ginjal, Jangan Salah Pilih!

Nadhifa Aurellia Wirawan - detikKalimantan
Sabtu, 18 Apr 2026 08:00 WIB
Ilustrasi gagal ginjal akut pada anak
Ilustrasi ginjal. Foto: iStock
Balikpapan -

Kasus penyakit ginjal di Indonesia cukup tinggi. Data BPJS Kesehatan mencatat sepanjang tahun 2024 terdapat 134.057 pasien gagal ginjal kronis yang menjalani prosedur hemodialisis atau cuci darah. Angka ini menunjukkan bahwa penyakit ginjal harus ditangani dengan serius.

Untuk diketahui, ginjal adalah organ penting yang bekerja untuk menjaga keseimbangan cairan, serta mengatur tekanan darah dan kadar elektrolit tubuh. Ketika fungsi ginjal terganggu, berbagai zat sisa yang seharusnya dibuang justru menumpuk di dalam tubuh.

Kondisi tersebut dapat menjalar ke berbagai jenis penyakit ginjal, mulai dari infeksi ginjal, batu ginjal, hingga yang paling berat yaitu gagal ginjal kronis atau Chronic Kidney Disease. Salah satu cara paling efektif untuk menjaga dan memperlambat kerusakan ginjal adalah dengan mengatur pola makan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Makanan Wajib Dihindari Buat Penderita Sakit Ginjal

Mengutip penjelasan dari Dallas Nephrology Associates, ada beberapa jenis makanan yang sebaiknya dihindari oleh penderita penyakit ginjal. Berikut penjelasan lengkapnya.

1. Makanan Tinggi Sodium

Asupan garam yang berlebihan dapat meningkatkan tekanan darah dan membuat ginjal bekerja lebih keras. Pada penderita penyakit ginjal, kondisi ini dapat mempercepat kerusakan organ tersebut.

Beberapa makanan tinggi sodium yang perlu dihindari antara lain cemilan olahan seperti keripik dan biskuit, makanan kaleng, maupun makanan cepat saji. Sebagai alternatif, pilihlah makanan real food dan gunakan rempah-rempah sebagai pengganti garam atau MSG.

2. Makanan Tinggi Fosfor

Fosfor sebenarnya dibutuhkan tubuh, tetapi kalau kadarnya berlebihan terutama saat fungsi ginjal menurun, zat ini bisa merusak pembuluh darah dan melemahkan tulang.

Makanan yang tinggi fosfor biasanya ditemukan pada minuman bersoda, produk olahan susu seperti keju, serta daging olahan. Untuk pilihan yang lebih aman, penderita ginjal bisa menggantinya dengan air putih, teh, atau susu nabati.

3. Makanan Tinggi Kalium

Kalium berperan penting dalam fungsi otot dan saraf. Namun, pada penderita gagal ginjal, kadar kalium yang terlalu tinggi bisa berbahaya dan memicu gangguan jantung.

Beberapa makanan tinggi kalium yang perlu dibatasi antara lain pisang, jeruk, melon, kentang, serta produk berbahan tomat. Sebagai gantinya, pilihlah buah dan sayuran rendah kalium seperti apel, beri, kol, atau kembang kol.

4. Konsumsi Protein Berlebihan

Protein memang penting untuk tubuh, tetapi jika dikonsumsi berlebihan justru bisa membebani ginjal karena ginjal harus bekerja lebih keras untuk memproses sisa metabolisme protein.

Penderita penyakit ginjal disarankan untuk membatasi konsumsi daging merah, produk susu tinggi lemak, serta makanan tinggi protein olahan. Sebagai alternatifnya, coba konsumsi protein dalam jumlah cukup dari sumber lain seperti daging ayam tanpa lemak, ikan, atau putih telur.

5. Makanan dan Minuman Tinggi Gula

Makanan manis tidak hanya meningkatkan risiko diabetes atau obesitas, tapi juga memperburuk kondisi tersebut yang merupakan salah satu penyebab utama penyakit ginjal.

Sebaiknya hindari permen, sereal, minuman kemasan yang berpemanis buatan seperti soda. Penggantinya, cobalah konsumsi buah segar sebagai sumber rasa manis alami atau dark chocolate untuk menahan nafsu makan.

Menjaga pola makan yang tepat bisa mengurangi beban kerja ginjal, mengontrol gejala, dan yang lebih penting memperlambat perkembangan penyakit.

Hindarilah makanan olahan, batasi konsumsi garam, mengontrol asupan protein dan pilihlah buah-buahan segar yang lebih rendah kalium dan fosfor. Jika detikers atau orang terdekat memiliki masalah ginjal, tidak ada salahnya mulai memperhatikan asupan makanan sejak sekarang.

Jangan lupa share informasi ini, semoga sehat selalu!

Halaman 2 dari 2
(bai/bai)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads