Peralta Pamit, Pusamania Minta Borneo FC Siapkan Pengganti Sepadan

Peralta Pamit, Pusamania Minta Borneo FC Siapkan Pengganti Sepadan

Muhammad Budi Kurniawan - detikKalimantan
Rabu, 10 Jun 2026 14:00 WIB
Mariano Peralta saat menerima penghargaan Best Player musim 2025/2026.
Foto: Mariano Peralta saat menerima penghargaan Best Player musim 2025/2026 (Instagram Mariano Peralta)
Samarinda -

Kabar kepindahan pemain terbaik BRI Super League 2025/2026, Mariano Peralta, ke klub lain mulai menjadi perbincangan menjelang bergulirnya musim 2026/2027. Menanggapi kabar tersebut, Capo Pusamania Riyo meminta manajemen Borneo FC bergerak mencari pengganti yang bisa cepat beraptasi apabila sang pemain benar-benar hengkang.

Nama Mariano Peralta menjadi salah satu sosok penting di balik keberhasilan Borneo FC Samarinda mengakhiri BRI Super League 2025/2026 sebagai runner up. Pesut Etam mengoleksi 79 poin, jumlah yang sama dengan juara liga, Persib Bandung, namun kalah dalam perhitungan head to head.

Pemain asal Argentina itu tampil impresif sepanjang musim dengan torehan 20 gol dan 14 assist. Catatan tersebut mengantarkannya meraih penghargaan Pemain Terbaik atau Best Player musim 2025/2026. Tak heran jika prestasi tersebut membuat Peralta dilirik klub besar lainnya. Menanggapi rumor tersebut, Riyo memilih santai dan belum ingin berspekulasi terlalu jauh.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Nikmati saja rumornya. Cukup seru," ujarnya, Rabu (10/6/2026).

Meski demikian, ia mengakui Peralta merupakan salah satu pemain yang memberikan kontribusi besar bagi lini serang Borneo FC selama dua musim terakhir. Ia pun menghargai keputusan pemain yang pindah ke klub lain.

"Kalau memang itu pilihan pemain, kami hanya bisa menerima. Yang penting manajemen harus bergerak cepat menemukan penggantinya dan pemain baru itu harus bisa cepat beradaptasi," katanya.

Menurut Riyo, siapa pun pemain yang nantinya direkrut untuk menggantikan Peralta harus memiliki karakter yang sesuai dengan kebutuhan tim, terutama keberanian melakukan penetrasi ke area pertahanan lawan.

Ia menegaskan bahwa selama ini Borneo FC tidak bergantung pada satu pemain tertentu. Filosofi tersebut diyakini akan tetap menjadi pegangan klub dalam menyusun skuad musim depan.

"Sejalan dengan yang sering disampaikan manajemen, di Borneo tidak ada pemain yang diandalkan atau bintang. Tapi pemain pengganti harus berani menusuk ke kotak penalti seperti Peralta," ucapnya.

Selain kualitas individu, faktor adaptasi juga menjadi perhatian utama. Pasalnya, Borneo FC diproyeksikan menghadapi jadwal padat pada musim 2026/2027 dengan mengikuti kompetisi domestik dan ajang Asia.

"Harus bisa cepat beradaptasi. Harus siap saat dibutuhkan karena musim ini Borneo FC akan mengikuti beberapa kompetisi sekaligus," tegasnya.




(des/des)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads