Venice Biennale 2026 Diwarnai Demontrasi Paviliun Rusia-Israel
Juri Venice Biennale membatasi tindakannya pada negara-negara yang sedang diselidiki oleh Mahkamah Pidana Internasional atas pelanggaran hak asasi manusia. Tapi beberapa pihak, ada yang bilang kalau AS seharusnya diikutsertakan.
Seniman asal Inggris, Anish Kapoor, menyebutkan 'politik kebencian dan perang, semua telah terjadi terlalu lama'.
Jelang pembukaan, para demonstran yang menentang partisipasi Israel bentrok dengan polisi pada Jumat pekan lalu (8/5). Awal pekan ini, kelompok feminisme dari Ukraina dan Rusia berkumpul di depan Paviliun Rusia.
Warga Palestina juga mengenang para seniman yang terbunuh dalam genosida yang dilakukan oleh Israel di Gaza.
Venice Biennale adalah ajang seni kontemporer paling bergengsi dan tertua di dunia. Usianya lebih dari 150 tahun dan diselenggarakan setiap dua tahunan. Tahun ini, Venice Biennale dibuka pada 9 Mei dan digelar selama 6 bulan hingga 22 November 2026 di Venesia, Italia.
Berlangsung di lokasi Giardini dan Arsenale, diikuti 99 negara, dengan pratinjau dimulai 6 Mei 2026. Pameran ini menampilkan karya yang berupaya menjawab tantangan sosial dan artistik global melalui pendekatan residensi.
Dikurasi oleh Koyo Kouoh dengan tema In Minor Keys, Venice Biennale 2026 menampilkan paviliun negara, termasuk Paviliun Indonesia dengan tema Printing the Unprinted.
(tia/pus)










































