Menelusuri ArtMoments Jakarta, Ruang bagi Seni Maestro dan Kontemporer
Kurator ArtMoments Jakarta, Jeong Ok Jeon, mengatakan kuratorial tahun ini mengusung tema Offerings, yang mengajak pada khalayak untuk terhubung ke dunia seni.
"Para seniman yang berpameran di sini, menampilkan karya Offerings dengan berbagai media, teknik, grafis, instalasi, dan ada juga yang parsipatory. Beberapa karya berbicara soal ekologi dalam dunia seni, kenangan kita di kehidupan sosial hingga isu intimacy," katanya saat pembukaan ArtMoments Jakarta, Kamis (4/6/2026).
Percakapan dalam art fair kali ini memadukan ruang antara karya seni maestro dan kontemporer di generasi terkini. Jika detikers main-main ke ArtMoments Jakarta, bakal menemukan Sudjana Kerton, S. Sudjojono, Mochtar Apin, Gregorius Sidharta, Made Wianta, dan Jeihan Sukmantoro, hingga suara-suara kontemporer baru seperti Demi Padua dan Arifin Neif yang gak biasa.
Co-Founder dan Fair Director ArtMoments Jakarta, Sendy Widjaja, mengatakan art fair ini gak mau cuma untuk jual-beli saja. Lebih dari itu, ArtMoments ingin menghadirkan koneksi antar sesama manusia.
"Melalui tema 'Offerings', ArtMoments Jakarta 2026 hadir tidak hanya sebagai sebuah marketplace seni, tetapi juga sebagai ruang yang menghadirkan koneksi yang bermakna. Tema ini mengeksplorasi bagaimana seni dapat menjadi wujud kepedulian, rasa syukur, tanggung jawab, dan dialog lintas budaya." ujar Sendy Widjaja dalam sambutan pembukaan.
ArtMoments Jakarta 2026 Foto: Dok.Tia Agnes/ BeritaKlik |
Saat opening ArtMoments Jakarta, performans artist Henri Affandi lewat karya bertajuk Sajja memaknai kembali proses berkesenian sebagai bentuk pengabdian kepada Ibu Pertiwi.
Ia mengubah kerja, proses bercocok tanam, dan penciptaan menjadi sebuah persembahan, menghadirkan momen pembukaan yang puitis sekaligus merepresentasikan semangat tema pameran tahun ini.
Sorotan dalam ArtMoments Jakarta 2026
Beberapa sorotan paling menarik dalam ArtMoments Jakarta 2026, di antaranya mini eksibisi. Pamerannya menelisik beberapa ruang yang seakan terlupakan di dalam art fair, berikut di antaranya:
1. ArtMoments Master
Inisiatif yang didedikasikan untuk melestarikan warisan para maestro seni Asia Tenggara sekaligus memberikan rasa aman dan kepercayaan yang lebih besar bagi kolektor melalui karya-karya yang telah melalui proses autentikasi dan verifikasi.
ArtMoments Jakarta 2026 Foto: Dok.Tia Agnes/ BeritaKlik |
2. Intimacy of Offerings
Mini eksibisi yang ada di salah satu pojokan area Art Moments Jakarta mengeksplorasi interpretasi personal terhadap tema utama pameran tahun ini.
3. Program bagi Gen Z
Beragam program interaktif, termasuk MobArt's Kids Section dan peluncuran Carrot Card Season 2, turut menghadirkan cara yang lebih mudah diakses dan menarik bagi audiens muda serta kolektor pemula untuk terhubung dengan dunia seni secara lebih bermakna dan menyenangkan.
4. Program ARTFace dan Young Collectors
ArtMoments Jakarta 2026 juga menghadirkan ARTFace dan Young Collectors. Program yang membuka akses bagi generasi muda untuk mengenal, mengapresiasi, dan memulai perjalanan mereka sebagai kolektor seni melalui pengalaman yang terkurasi dan koneksi yang bermakna.
5. Converse Moments
Melalui Converse Moments, pengunjung dapat mengikuti diskusi, artist talk, dan percakapan inspiratif yang membahas seni kontemporer, budaya koleksi, serta perkembangan lanskap kreatif di Asia Tenggara.
(tia/pus)












































