Pentas Monolog Peran Kita Rampung, Asah Bakat Teater All-in-one
Pentas monolog digelar di Institut Kesenian Jakarta (IKJ) akhir pekan lalu. Diikuti oleh deretan artis muda di bawah MVBT Entertainment seperti Diva Gracia, Rey Savero, Renata Dvika, Dion Putra, Fariz Attala, dan Joey Gunawan.
Selama 10 pertemuan dalam bootcamp mereka mengasah bakat dan belajar dalam penulisan naskah, mendalami karakter, hingga akhirnya bisa tampil percaya diri di atas panggung. Susilo Badar, yang akrab disapa Pakde, dari Peran Kita turun langsung jadi coach dalam event ini.
Menurut Pakde Susilo Badar, seluruh naskah monolog yang dipentaskan merupakan hasil karya para peserta sendiri. Proses bimbingan dan evaluasinya ketat, dilakukan olehnya bersama para mentor di Peran Kita.
"Jika skenarionya belum layak, maka akan direvisi sampai benar-benar siap ditampilkan. Yang membuat dan merevisi adalah para aktor itu sendiri. Ini yang membuat saya bangga karena mereka belajar bertanggung jawab terhadap karya mereka," kata Susilo Badar dalam keterangan resmi yang diterima detikpop.
Dia juga mengapresiasi para siswa yang ikut bergabung dalam komunitas dan program Peran Kita. Puas juga dengan hasil yang ditampilkan setelah 10 hari pertemuan buat membentuk keberanian, kreativitas, dan kedisiplinan.
Mak Vera, pendiri MVBT Entertainment, bangga anak-anak asuhnya bisa ikut ambil bagian dalam acara ini. Semua menunjukkan kemauan kuat untuk berkembang dan tampil degan percaya diri.
Dia sendiri juga ikut dalam bootcamp ini. Menulis dan menampilkan monolog berjudul Pengakuan Dosa di Ujung Kota, tentang kehidupan perempuan di kawasan rel pinggir kereta.
Mak Vera memerankan tokoh bernama Rita yang sudah berusia 75 tahun. Tampil maksimal, dia menampilkan Rita lengkap dengan tata rias sesuai depiksi karakternya.
Menurut dia, penting buat para artis di bawah naungan agensi ini untuk terus berkembang. Kegiatan seperti ini dia yakini bisa memperluas cakupan bakat dalam proses produksi konten kreatif.
Rey Savero, salah satu artis MVBT, menyebut pengalaman ini sangat berharga. 10 kali pertemuan bersama Peran Kita sangat menantang dan mengasah kreativitasnya sebagai seorang performer.
"Dari awal kami sudah diberi tantangan bahwa ujian akhirnya adalah tampil di panggung teater besar. Awalnya tentu merasa tertantang, tetapi proses latihan yang diberikan sangat mendalam dan menyenangkan sehingga kami menjadi lebih percaya diri," ungkap Rey.
(aay/mau)










































