Erwin Parengkuan Terbitkan Buku Your Brand, Your Story
Personal branding bukan berkaitan dengan pencitraan atau 'menjual diri' tapi proses mengenali identitas, memahami nilai diri, dan membangun reputasi yang bertumbuh sesuai perkembangan zaman.
Erwin Parengkuan mengatakan pentingnya kesadaran individu terhadap potensi dan keunikan yang dimiliki di tengah dunia.
"Bukunya menghadirkan berbagai kerangka berpikir, langkah aplikatif untuk membantu pembaca mengenali tujuan hidup, membangun reputasi, dan jadi top of mind di bidang yang ditekuni," katanya dalam keterangan yang diterima BeritaKlik, Jumat (12/6/2026).
Erwin juga membahas mengenai gagasan di dalam buku. Mulai dari pentingnya mengenali cerita hidup sebagai bagian dari identitas emosional.
"Hal terpenting lainnya, bagaimana seseorang dapat tampil autentik tanpa kehilangan relevansi di tengah perubahan dunia profesional dan sosial yang berlangsung semakin cepat," katanya.
Selain diskusi, acara juga diisi dengan sesi tanya jawab yang membuka ruang dialog interaktif antara narasumber dan peserta. Antusiasme audiens mencerminkan relevansi tema yang diangkat, khususnya dalam memahami personal branding sebagai proses pengembangan diri yang berakar pada pengalaman, nilai hidup, dan kemampuan menyampaikan cerita secara bermakna.
Melalui peluncuran buku ini, Penerbit Buku Kompas (PBK) mengajak publik untuk melihat personal branding sebagai perjalanan memahami diri sekaligus membangun dampak yang lebih luas melalui cerita hidup yang autentik.
(tia/wes)










































