Solo Leveling Sudah Satu Dekade, Sekuelnya Masih Jeda

Tia Agnes Astuti
|
detikPop
Solo Leveling: Ragnarok
Foto: Istimewa
Jakarta - Solo Leveling jadi salah satu franchise manhwa yang sukses diadaptasi ke anime. Berawal dari serial novel karya penulis Korea Selatan, Chugong, Solo Leveling kini sudah berusia hampir satu dekade dan semakin kuat.

Sepanjang 10 tahun, komiknya telah dirilis dalam beberapa format dan rilis ke mancanegara. Versi manga Solo Leveling Jepang sebenarnya hanyalah versi revisi fisik dari versi Webtoon, dengan perubahan yang membuatnya berorientasi ulang untuk format panel demi panel.

Akibatnya, 15 volume manhwa 'diperluas' menjadi 25 volume manga. Nah, ini bukan stau-satunya kesuksesan manga Solo Leveling di Jepang, yang juga jadi kontroversial adalah nama-nama karakternya, salah satunya Sung Jinwoo menjadi Shun Mizushino.

Dalam versi asli cerita, latarnya adalah Korea Selatan, dengan kelompok Jepang digambarkan sebagai antagonis. Elemen ini dihilangkan dan diganti semua kejadiannya di Tokyo, dan sekarang volume terakhir manganya akan dirilis akhir Juni, mengakhiri 7 tahun penerbitannya di Jepang.

Pastinya detikers bertanya-tanya, mengapa Solo Leveling sukses dengan cara yang gak terduga?

Industri komik Jepang gak dapat disangkal dan didominasi oleh manga asli untuk berbagai demografi. Karyanya relatif niche, tapi tempat Solo Leveling pertama kali meraih kesuksesannya patut diacungi jempol.

Lewat komik digital, webtoon Solo Leveling laku terjual lebih dari 600 juta tayangan, dan penjualan e-book edisi koleksinya juga sama besarnya. Popularitas seperti itu gak pernah terlihat di Jepang untuk karya komik yang berasal dari luar negeri Sakura.

Solo Leveling secara keseluruhan banyak dikritik karena punya banyak elemen terburuk dari anime dan novel ringan isekai, dengan Sung Jinwoo sebagai protagonis yang terlalu kuat dan agak membosankan yang awalnya adalah seorang pecundang sebelum dapat kemampuan yang luar biasa.

Di Korea, sekuel Solo Leveling kembali menjadi sorotan dengan fokus pada alternatif dunia saat Sung Jinwoo dan Ha Chae In punya seorang putra, Sung Suho. Suho mewarisi kekuatan bayangan ayahnya, namun ia harus berjuang "naik level" dari nol setelah ingatannya disegel pada masa kecil agar ia bisa hidup normal.

Bumi kembali menghadapi invasi makhluk sihir dan dungeon dari dimensi lain. Suho harus menjadi Hunter untuk melindungi dunia. Kini, sekuelnya harus hiatus sementara waktu karena sang komikus sedang menjalani hiatus selama 2 tahun.


(tia/ass)


TAGS


BERITA TERKAIT

Selengkapnya


BERITA DETIKCOM LAINNYA


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

TRENDING NOW

SHOW MORE

PHOTO

VIDEO