Lastri Jadi Film Terakhir Gary Iskak, Pemain Ungkap Kenangan Manis
Ketidakhadiran sosok Gary Iskak di tengah para pemain saat peluncuran trailer dan poster resmi menyisakan kerinduan mendalam bagi rekan-rekan seprofesinya. Hana Saraswati, pemeran utama yang memerankan karakter Lastri, tak mampu menyembunyikan rasa emosionalnya saat mengenang momen syuting bersama aktor senior tersebut.
"Aku pengin film ini dikenang dengan baik sama banyak orang, dan semoga teman-teman bisa bantu mewujudkan itu, salah satu mimpi kita. Mengingatkan lagi katanya ini mungkin project terakhirnya Mas Gary ya sebelum almarhum gak ada," kata Hana Saraswati saat ditemui di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Kamis (11/6/2026).
Bagi Hana Saraswati, membangun chemistry dengan Gary Iskak yang berperan sebagai Turenggo bukanlah perkara sulit. Meskipun secara penampilan luar terlihat sangar, ia bersaksi almarhum adalah pria berhati lembut dan sangat terbuka kepada aktor-aktor muda yang menjadi lawan mainnya.
"Dia tuh memang baiknya tuh baik tulus. Jadi chemistry-nya kita sama dia juga nyaman, enak, gak perlu maksa gitu, chemistry-nya tuh emang jalan aja. Ternyata begitu ngomong, tampilan sama hatinya beda jauh," beber Hana Saraswati.
Hal senada juga disampaikan oleh Audi Bela yang menjabat sebagai Eksekutif Produser sekaligus pemain dalam film tersebut. Ia yang sudah mengenal Gary Iskak lebih dari sepuluh tahun merasa kehilangan sosok yang sudah dianggapnya seperti anggota keluarga sendiri.
"Bareng-bareng beliau tuh karena kan udah bukan seperti teman ya, udah seperti saudara, udah kayak abang, kayak bapak saya sendiri, lebih dari teman lah," kenang Audi Bela.
Film Lastri: Arwah Kembang Desa sendiri merupakan drama horor yang mengangkat urban legend dengan latar waktu tahun 1980-an. Disutradarai oleh Hendry Tifo, film ini menjanjikan atmosfer horor yang kuat serta konflik emosional yang mendalam, sekaligus menjadi penghormatan terakhir bagi dedikasi Gary Iskak di dunia seni peran.
(ahs/pus)










































