Kata Amanda Seyfried Soal Tantangan Promosi Film Bareng Sydney Sweeney

Muhammad Ahsan Nurrijal
|
detikPop
The Housemaid (2025).
Foto: Dok. Ist
Jakarta - Aktris Amanda Seyfried membagikan pengalamannya saat menjalani tur promosi film The Housemaid bersama Sydney Sweeney di tengah berbagai kontroversi politik yang menyelimuti mereka berdua.

Pada akhir 2025, keduanya menghadapi sorotan publik yang tajam dengan latar belakang pandangan politik yang bertolak belakang.

Sydney Sweeney sebelumnya menerima kritik keras setelah kampanye iklan American Eagle miliknya dianggap memiliki pesan tersirat yang kontroversial. Kabar mengenai pendaftaran dirinya sebagai anggota Partai Republik pada Juni 2024 juga semakin memicu perdebatan di media sosial selama masa promosi film berlangsung.

Di sisi lain, Amanda Seyfried justru mendapatkan serangan dari kelompok sayap kanan setelah dirinya secara terbuka menyebut aktivis Charlie Kirk "penuh kebencian" atas komentarnya terhadap kelompok minoritas. Ia juga sempat menyatakan dukungannya terhadap prinsip sosialisme yang ia maknai sebagai sikap saling menjaga antar sesama manusia.

Dalam wawancara terbaru dengan GQ, Amanda Seyfried mengungkapkan simpatinya terhadap situasi yang dihadapi Sydney Sweeney selama promosi tersebut. Ia memahami bahwa posisi Sweeney saat itu berada di situasi yang sangat sulit akibat tekanan dari berbagai arah.

"Kami bersenang-senang selama tur. Kami bekerja sangat keras dan dia tampak menikmati momen tersebut, tapi saya juga mengerti bahwa situasi yang dia hadapi mungkin sangat tidak mudah. Saya pernah mendengarnya membela diri sendiri, tapi saya rasa dia berada di posisi yang sangat sulit," kata Amanda Seyfried dikutip BeritaKlik, Selasa (16/6/2026).

Amanda Seyfried menjelaskan dukungannya terhadap Sydney Sweeney diberikan tanpa paksaan. Ia memilih untuk tidak membahas kontroversi tersebut kecuali Sweeney sendiri yang memulainya, demi menjaga profesionalitas dan kenyamanan selama bekerja sama.

"Saya hanya ada untuknya. Saya tidak membicarakan hal itu kecuali dia yang ingin membahasnya. Saya tidak ingin menjadi sumber apa pun, tapi saya siap memberikan apa yang dibutuhkan. Jika dia butuh hiburan, tawa, atau makan kue bersama saya, itu tidak masalah. Di saat yang sama, saya merasa kami harus mempromosikan film ini dan saya bisa menjadi ruang yang aman baginya," terangnya.

Mengenai pengalamannya sendiri saat menghadapi kecaman publik, Amanda Seyfried menegaskan haknya untuk menyuarakan pendapat secara terbuka. Meskipun tekanan yang ia terima membuatnya harus menggunakan jasa pengawal pribadi di bandara, ia tetap berpegang pada prinsipnya.

"Pertama, saya berhak menyuarakan perasaan saya, dan kedua, melakukannya dengan cara yang tidak jahat. Namun, ada ketakutan dan kebencian yang berlebihan serta dorongan untuk menjatuhkan orang lain. Saya mengalami sebagian kecil dari hal itu," beber Amanda Seyfried.

Lalu, Amanda Seyfried menambahkan ia ingin anak-anaknya merasa aman untuk menyuarakan pendapat mereka selama tidak merugikan orang lain. Ia mengaku sempat merasa situasi tersebut sangat ekstrem ketika dirinya mulai membutuhkan pengamanan ekstra dalam aktivitas kesehariannya.

"Saya berpikir, 'Apa yang harus saya lakukan? Apa yang harus saya katakan?' Dan tiba-tiba saya mendapati diri saya bersama seorang pengawal di bandara dan saya merasa ini gila," pungkasnya.


(ahs/ass)


TAGS


BERITA TERKAIT

Selengkapnya


BERITA DETIKCOM LAINNYA


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

TRENDING NOW

SHOW MORE

PHOTO

VIDEO