James Gunn Ingin Film Supergirl Punya Identitas Visual Sendiri
Proyek ini merupakan film layar lebar kedua dalam DC Studios di bawah kepemimpinan James Gunn dan Peter Safran. Meskipun kedua karakter tersebut memiliki hubungan kekerabatan yang erat, Supergirl dirancang untuk tidak mengikuti estetika film pendahulunya.
Craig Gillespie menjelaskan ia telah menyusun visi artistik yang spesifik sebelum mempresentasikan ide tersebut kepada pihak studio. Ia menginginkan hasil akhir yang memberikan kesan lebih mentah dibandingkan dengan film pahlawan super pada umumnya.
"Saya datang dengan sekitar 120 halaman berisi gambar-gambar yang menurut saya mewakili identitas film ini. Saya memulai dengan ribuan gambar, dan saat saya mempersempit pilihannya, muncul sebuah narasi yang terasa sangat menarik, taktil, dan berantakan," kata Craig Gillespie dalam wawancaranya bersama SFX dikutip BeritaKlik, Selasa (16/6/2026).
Pendekatan ini mendapatkan dukungan penuh dari James Gunn. CEO DC Studios tersebut menginginkan setiap film dalam semesta ini memiliki ciri khas masing-masing, selayaknya novel grafis yang dibuat oleh penulis dan ilustrator yang berbeda di industri komik.
"Saya bertanya kepadanya seberapa besar ia ingin saya menyesuaikan diri dengan dunianya setelah film Superman. Ia menjawab tidak sama sekali. Ia mendekati semua film ini seolah-olah itu adalah novel grafis masing-masing, di mana setiap buku memiliki ilustrator dan penulisnya sendiri untuk menjadikannya berbeda. Bagi seorang pembuat film, jawaban itu luar biasa," ujar Craig Gillespie.
Karakter Kara Zor-El yang diperankan oleh Milly Alcock sebelumnya sempat muncul secara singkat dalam film Superman yang dirilis tahun 2025. Dalam film solonya, cerita akan berfokus pada perjalanan Kara di luar angkasa saat ia bertemu dengan seorang wanita muda bernama Ruthye.
Alur cerita film ini mengikuti upaya balas dendam Ruthye terhadap pembunuh keluarganya, Krem of the Yellow Hills, yang diperankan oleh Matthias Schoenaerts. Perjalanan tersebut menjadi semakin personal ketika anjing peliharaan Supergirl, Krypto, diracun oleh musuh yang sama.
Selain Milly Alcock, film ini juga melibatkan Eve Ridley yang berperan sebagai Ruthye. Aktor Jason Momoa juga dilaporkan bergabung dalam semesta baru DC ini untuk memerankan karakter ikonik, Lobo.
Film Supergirl dijadwalkan mulai tayang di bioskop pada 26 Juni 2026. Proyek ini menjadi bagian penting dari rencana jangka panjang DC Studios dalam membangun narasi pahlawan super yang lebih beragam secara nada dan visual.
(ahs/ass)












































