Tom Holland Optimistis Seniman Aman dari AI, Ini Alasannya

Asep Syaifullah
|
detikPop
Tom Holland untuk Prada Beauty.
Foto: Dok. Prada Beauty
Jakarta - Aktor papan atas Tom Holland baru-baru ini menyuarakan pandangannya mengenai isu hangat seputar kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Dengan tegas, bintang Spider-Man ini menjelaskan alasan AI gak akan pernah bisa menggeser esensi sejati dari kreativitas manusia.

Saat tampil di acara bincang-bincang populer Spanyol, El Hormiguero, pada Rabu (17/6) bersama istrinya, Zendaya, Holland menyatakan bahwa orisinalitas karya seni manusia akan selalu terlindungi.

"Kreativitas itu aman dari AI karena kreativitas berkaitan erat dengan pengalaman hidup manusia," ujar Holland dilansir dari Variety.

"Ini semua tentang emosi, tentang bagaimana kita saling memahami satu sama lain."

Holland menambahkan bahwa proses kreatif yang dilakukan manusia jauh lebih mendalam daripada sekadar mengolah informasi. "AI memang bisa menyaring miliaran data, tetapi teknologi tersebut tidak akan pernah bisa memahami emosi manusia. AI tidak mengerti perbedaan nyata antara rasa bahagia dan rasa sedih," lanjutnya.

Ia kemudian memberikan analogi menarik lewat dunia seni rupa. "Cara seorang seniman melukis itu bukan tentang apa yang mereka tiru, melainkan tentang bagaimana mereka mengekspresikan diri mereka sendiri. Karena itulah, saya sih merasa aman."

Kehadiran Tom Holland di acara El Hormiguero ini bertepatan dengan persiapan dirinya menyambut musim panas yang super sibuk di bioskop. Tahun ini, Holland siap menggebrak layar lebar lewat dua film blockbuster yang paling dinanti.

Pertama, ia akan memerankan karakter Telemachus dalam film adaptasi karya Christopher Nolan, The Odyssey, yang dijadwalkan tayang pada 24 Juli. Hanya berselang satu minggu, ia akan kembali mengenakan kostum pahlawan supernya dalam Spider-Man: Brand New Day yang rilis pada 31 Juli. Menariknya, Zendaya juga ikut beradu peran bersama Holland di kedua film besar tersebut.

Tom Holland termasuk di antara aktor dan pembuat film yang menyuarakan kekhawatiran luas seputar AI dan keamanan pekerjaan di Hollywood. Beberapa waktu lalu sutradara Frankenstein, Guillermo del Toro, mengungkapkan kekhawatirannya tentang teknologi yang berkembang pesat ini, dengan mengatakan: "Kita berada di ambang buta huruf gambar. Kita berada di ambang buta huruf sinema."

Di sisi lain, orang-orang seperti Reese Witherspoon dan Sandra Bullock telah berbicara mendukung upaya untuk memahami AI dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari, sementara Martin Scorsese telah bermitra dengan perusahaan AI dan mengatakan dia akan menggunakan teknologinya untuk membuat storyboard film.


(ass/tia)


TAGS


BERITA TERKAIT

Selengkapnya


BERITA DETIKCOM LAINNYA


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

TRENDING NOW

SHOW MORE

PHOTO

VIDEO