Slank 'Berulah' Lagi di Perilisan Album Republik Fufufafa

Pingkan Anggraini
|
detikPop
Slank di konferensi pers perilisan album Republik Fufufafa di Jalan Potlot, Jakarta Selatan, Jumat (5/6/2026).
(Foto: dok. Slank) Slank di konferensi pers perilisan album Republik Fufufafa di Jalan Potlot, Jakarta Selatan, Jumat (5/6/2026).
Jakarta - Yang ditunggu-tunggu akhirnya tiba. Versi Slank yang kembali ke 'setelan pabrik' seakan membakar semangat-semangat penikmat musik lagi nih.

Ya seperti yang kamu tahu, banyak orang rindu dengan lagu berisi kritikan dari Slank. Akhirnya Bimbim cs beberapa bulan lalu merilis single Republik Fufufafa sebagai bukti kembalinya rasa kritis mereka.

Gak lengkap rasanya kalau karya itu gak dibuat album, akhirnya tepat pada 5 Juni 2026, Slank merilis album Republik Fufufafa dengan banyak gimmick yang mereka ciptakan.

Tepatnya acara peluncuran ini digelar dengan konsep yang sangat unik dan sarat akan pesan satir di markas besarnya, Jalan Potlot, Jakarta Selatan, Jumat (5/6/2026).

Area tersebut penuh dekorasi yang sedemikian rupa menyerupai pemukiman kumuh. Ada dinding seng, papan kayu bekas, dan berbagai coretan grafiti menggambarkan situasi sosial yang sedang carut-marut.

Yang gak kalah menarik, pembukaan acara ini dimulai dengan para personel Slank hadir dengan menggunakan mobil berwarna kuning. Mereka pun kelihatan 'berulah' dengan mengenakan topeng monyet.

Kelima personel Slank, Bimbim, Kaka, Ivan, Abdee, dan Ridho melakukan aksi teatrikal singkat di depan gerbang sebelum akhirnya masuk ke dalam area peluncuran untuk menyapa para awak media.

Slank di konferensi pers perilisan album Republik Fufufafa di Jalan Potlot, Jakarta Selatan, Jumat (5/6/2026).Slank di konferensi pers perilisan album Republik Fufufafa di Jalan Potlot, Jakarta Selatan, Jumat (5/6/2026). Foto: dok. Slank

Di dalam area markasnya, terdapat sebuah bathtub putih dengan tulisan Slank berwarna merah. Di sekeliling dan di dalam bak mandi tersebut berserakan tumpukan uang dolar kertas, yang dijadikan tempat berfoto ikonik oleh para personel Slank.

Ada lagi nih, Slank juga melakukan prosesi menaikkan bendera Merah Putih di tengah-tengah markas. Uniknya, bendera tersebut awalnya terpasang setengah tiang sebelum akhirnya ditarik hingga penuh ke puncak tiang sebagai simbol harapan bagi bangsa.

Lalu mengenai album Republik Fufufafa, project ini sudah digarap sejak tahun lalu. Slank memang pengen banget bikin yang spesial di album studio ke-26 ini.

"Album ini udah direkam bulan puasa tahun 2025 kemarin. Jadi kita bener-bener rekamannya di saat bulan puasa. Begitu Magrib, buka bareng dan bubar gitu. Jadi besok pagi datang lagi. Jadi bener-bener di saat kita nggak makan apa-apa rekaman," ujar Bimbim.

Proses rekaman yang berlangsung di Fat Five Studio milik Ridho Hafiedz ini memberikan pengalaman tersendiri bagi sang vokalis, Kaka. Ia merasa kondisi fisik yang sedang berpuasa justru membuat pengerjaan 10 lagu baru ini menjadi lebih berkualitas.

Bimbim juga ngejelasin nih, pada album ini Slank gak cuma bicara soal kritik, tapi mereka punya pesan untuk orang-orang terkasih, khususnya Bunda Iffet.

Momen itu direkam Bimbim dalam lagu berjudul Papa Sid yang ia ciptakan sebagai dedikasi terakhir sebelum sang ibu, Bunda Iffet, tutup usia.

"Dan ada satu lagu gue nyanyi, waktu itu Bunda Iffet masih ada. Jadi di album ini gue bikin lagu dan bernyanyi buat bokap justru. Jadi ada satu track yang judulnya 'Papa Sid'. Itu yang paling apa sih... albumnya belum, udah selesai, belum rilis, eh Bunda meninggal," tutur Bimbim.

Album Republik Fufufafa sudah bisa kamu dengarkan di seluruh digital streaming platform.

(pig/aay)




TAGS


BERITA TERKAIT

Selengkapnya


BERITA DETIKCOM LAINNYA


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

TRENDING NOW

SHOW MORE

PHOTO

VIDEO