Meiska hingga Raissa Anggiani Bawa Nafas Gen Z di Konser 25 Tahun Yovie & Nuno
Dalam gelaran konser bertajuk Janji Suci 25 Tahun Yovie & Nuno pada Sabtu (13/6/2026) malam, ada pemandangan menarik di panggung. Sederet solois muda perwakilan gen z turut hadir memberikan warna baru pada lagu-lagu hits yang sudah melegenda itu.
Mereka adalah Meiska, Aruma, Prinsa Mandagie, dan Raissa Anggiani. Keempatnya tampil memukau dan membuktikan bahwa 'virus galau Yovie & Nuno tetap relevan bagi mereka yang bahkan belum lahir saat band ini pertama kali terbentuk.
Suasana syahdu mulai terasa saat keempat solois cantik ini naik ke panggung. Mereka membawakan lagu Kamu Bukan Kekasih dalam balutan format akustik yang intim.
Diat dan Ady mengisi bagian gitar, sementara Ari Renaldi memberikan ketukan manis lewat cajon. Paduan vokal Meiska, Aruma, Prinsa, dan Raissa terasa sangat harmonis, memberikan nyawa baru pada lagu yang rilis belasan tahun silam itu.
Tak berhenti di situ, Raissa Anggiani dan Aruma kemudian mengambil alih panggung untuk membawakan lagu Galau. Karakter vokal Raissa yang khas sukses 'menyihir' ribuan penonton yang hadir.
Raisa Anggiani di konser Yovie & Nuno. Foto: Pingkan Anggraeni/detikpop |
"Kami ingin mengucapkan selamat kepada Yovie & Nuno yang sudah 25 tahun berkarya," sapa Raissa dari atas panggung.
Aruma pun menimpali dengan perasaan bangga. "Kita sebagai Gen Z yang belum lahir saat Yovie & Nuno ada, sangat-sangat enjoy dan senang bisa berada di sini," ungkapnya disambut riuh tepuk tangan.
Eskalasi emosi penonton makin menjadi saat giliran Prinsa Mandagie dan Meiska membawakan lagu Janji di Atas Ingkar. Di balik penampilan yang flawless, Meiska ternyata tak kuasa menahan rasa gugupnya.
"Deg-degannya ada banget ya. Pressure-nya ada banget," curhat Meiska saat berbincang dengan Adhyra di panggung.
Senada dengan Meiska, Prinsa Mandagie juga merasa seperti sedang bermimpi. Hal itu karena ia sudah mendengarkan lagu-lagu Yovie & Nuno sejak masih duduk di bangku sekolah dasar.
Hadirnya musisi gen z ini menjadi bukti otentik bahwa lagu-lagu Yovie & Nuno mampu diterima lintas generasi. Namun, kemeriahan tak hanya sampai di situ.
Konser perayaan perak ini semakin pecah dengan kehadiran kolaborator mentereng lainnya. Mulai dari Kahitna, Isyana Sarasvati, Fajar Noor, hingga sang frontman legendaris Ariel NOAH.
Satu momen yang paling dinanti adalah kembalinya Dudy Oris ke panggung. Kehadiran mantan vokalis Yovie & Nuno ini disambut standing applause dan teriakan histeris penonton yang rindu akan vokal khasnya.
Malam itu, Istora Senayan bukan sekadar tempat konser, tapi menjadi ruang nostalgia sekaligus pembuktian bahwa Janji Suci dari Yovie & Nuno untuk terus berkarya memang tak pernah diingkari.
(pig/ass)


