Bernadya Siapkan Showcase Album Semoga Hanya di Mimpi

Febryantino Nur Pratama
|
detikPop
Bernadya
Foto: Bernadya/Juni Records
Jakarta - Bernadya gak cuma merilis album baru bertajuk Semoga Hanya di Mimpi. Penyanyi dan penulis lagu itu juga menyiapkan sederet kejutan buat para penggemarnya, mulai dari pop-up zone bernuansa era 2000-an hingga konser showcase dengan konsep yang lebih megah.

Jelang perilisan album studio keduanya, Bernadya bersama JUNI Records menggelar Semoga Hanya di Mimpi Pop-Up Zone di Cilandak Town Square (Citos), Jakarta Selatan, sepanjang akhir pekan ini. Konsepnya dibuat sebagai ruang interaktif agar pendengar bisa merasakan langsung dunia yang dibangun lewat album tersebut.

CEO JUNI Records, Adryanto Pratono atau yang akrab disapa Mas Boim, mengatakan pop-up zone ini dibuat untuk menerjemahkan cerita dalam album ke pengalaman nyata.

"Sebenarnya kita berusaha menghidupkan elemen album ini ke activation offline. Karena kalau untuk Bernadya kan album is the whole story packaging, dia bernarasi dengan albumnya," kata Boim di Cilandak, Jakarta Selatan, Jumat (26/6/2026).

Menurut Boim, pemilihan Cilandak Town Square juga bukan tanpa alasan. Mal tersebut dianggap masih punya nuansa yang kuat dengan kehidupan anak muda era 2000-an, sesuai dengan konsep album.

"Mindset-nya adalah pas zaman pacaran di era itu gua butuh tempat yang merepresentasikan 2000-an. Salah satu yang masih berdiri dan masih hype, ya Citos," ujarnya.

Suasana nostalgia juga terasa lewat berbagai merchandise yang dijual di lokasi. Menariknya, versi fisik album dikemas menyerupai majalah lengkap dengan CD bonus, mengingatkan pada tren yang sempat populer dua dekade lalu.

"Bahkan kalau diperhatikan, CD-nya kita sisipin ke dalam majalah yang kita bikin. Menurut saya di tahun 2000-an itu free CD dapat majalah itu sangat bahagia. Ngerti nggak sih, CD bonus?" lanjut Boim.

Sementara itu, Bernadya ngaku paling antusias melihat para penggemarnya menikmati berbagai instalasi yang disiapkan di pop-up zone. Ia berharap para pendengar bisa ikut merasakan emosi yang dituangkan dalam lagu-lagunya.

"Yang aku paling excited, aku nggak sabar teman-teman bisa ikut merasakan universe yang aku buat. Rasanya mereka ikut meresapi perasaan yang aku tuangkan di lagu-laguku," ungkap Bernadya.

Pop-up zone ini juga menghadirkan berbagai hadiah eksklusif seperti tote bag, stiker, hingga keychain untuk para pendengar teratas Bernadya di Spotify. Acara dibuka untuk umum pada 27-28 Juni 2026.

Tak berhenti di situ, JUNI Records juga melanjutkan tradisi mereka dengan menggelar konser perilisan album. Kali ini, label tersebut berkolaborasi dengan Antara Suara menghadirkan Bernadya "Semoga Hanya di Mimpi Album Showcase" yang akan berlangsung di Tennis Indoor Senayan pada 25 Juli 2026.

Showcase ini menjadi pertunjukan skala produksi terbesar Bernadya sejauh ini. Menariknya lagi, Edy Khemod didapuk sebagai creative director untuk menggarap konsep visual panggung yang akan membawa penonton masuk ke semesta album terbaru Bernadya.

Bernadya mengatakan showcase tersebut akan menjadi pelengkap pengalaman mendengarkan albumnya yang menurutnya punya makna lebih simbolis dibanding karya sebelumnya.

"Aku ingin menyajikan isi mimpiku, ingin membawa penonton masuk ke pecahan-pecahan mimpi ini dan mengikuti dinamika dari lagu ke lagu dalam album Semoga Hanya di Mimpi. Karena album ini pesannya tidak segamblang album sebelumnya, showcase ini akan membantu pendengar semakin memahami lagu-laguku untuk ikut masuk ke dalam mimpiku," pungkas Bernadya.


(fbr/tia)


TAGS


BERITA TERKAIT

Selengkapnya


BERITA DETIKCOM LAINNYA


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

TRENDING NOW

SHOW MORE

PHOTO

VIDEO