Duka dari Utara Sumatera
Soroti Banjir Sumatera, Chiki Fawzi Sentil Pemerintah: Itu Nyawa Bukan Statistik!
Chiki menilai bencana ini tidak lepas dari kerusakan lingkungan akibat kebijakan yang hanya menguntungkan segelintir pihak. Menurutnya, perbaikan harus dimulai dari regulasi di tingkat atas agar tidak merugikan masyarakat luas.
"Tanggapan aku adalah ini hulu hilir ya. Hulunya adalah kebijakan yang harusnya berpihak sama rakyat. Ya ada banyak kebijakan-kebijakan mungkin yang dibikin untuk keuntungan segelintir orang semata yang di jajaran-jajaran atas, tapi nggak melihat efek rusaknya ke masyarakat yang berjuta-juta itu seperti apa. Jadi dari hulunya harus dibenerin," tegas Chiki Fawzi di Studio Trans TV, Mampang, Jakarta Selatan pada Jumat (5/12/2025).
Putri dari Ikang Fawzi ini juga meminta pemerintah menempatkan orang-orang yang kompeten dalam menangani bencana. Ia menegaskan bahwa korban yang jatuh adalah manusia yang memiliki keluarga, bukan sekadar angka dalam laporan.
"Pemerintah ini PR kalian banget ya. Harap berkompeten. Sebenarnya harus ada... harusnya tuh orang-orang berkompetensi yang ada di jajaran-jajaran itu supaya bisa membuat kebijakan yang dampaknya baik bagi kemaslahatan masyarakat," ujarnya.
Ia juga menyinggung terkait banyaknya korban jiwa. Chiki mengingatkan para pemangku kebijakan untuk memikirkan dampak nyata dari keputusan mereka.
"Kalian harus lihat, itu nyawa bukan hanya statistik. Itu nyawa. Itu ibu orang lain, itu anak orang lain. Apa ya, kalian harus mungkin harus ada pengalaman langsung ya. Jadi kalau mau bikin kebijakan tuh mikirin nyawa yang akan terdampak," tambahnya.
Menutup pernyataannya, Chiki menyebut bahwa bencana ini diperparah oleh ulah manusia yang tidak bertanggung jawab di tingkat struktural.
"Oke, bencana alam yang terjadi di Sumatera ini bukan hanya bencana alam. Ini karena akibat, punten pisan ya, keserakahan manusia yang ada di jajaran-jajaran atas," pungkas Chiki Fawzi.
(fbr/tia)












































