Pesona Arsitektur Masjid Al-Aqsa, Tempat Penting Peristiwa Isra Miraj

Pesona Arsitektur Masjid Al-Aqsa, Tempat Penting Peristiwa Isra Miraj

Sekar Aqillah Indraswari - detikProperti
Jumat, 16 Jan 2026 16:00 WIB
Pesona Arsitektur Masjid Al-Aqsa, Tempat Penting Peristiwa Isra Miraj
Masjid Al-Aqsa. Foto: Getty Images/iStockphoto/ZZ3701
Jakarta -

Isra Miraj merupakan salah satu perjalanan penting Nabi Muhammad SAW dalam semalam. Ia berjumpa dengan para nabi terdahulu dan menerima perintah salat. Salah satu tempat yang dikunjungi Nabi Muhammad SAW adalah Masjid Al-aqsa.

Nabi Muhammad SAW pergi dari Makkah menuju Baitul Maqdis atau Masjid Al-aqsa. Kemudian, peristiwa diangkatnya Rasulullah SAW oleh Allah SWT dilakukan di Masjid Al-aqsa melewati langit ketujuh menuju Sidratul Muntaha. Di sana, Nabi Muhammad menerima perintah salat lima waktu bagi umat Islam.

Hingga saat ini, Masjid Al-aqsa masih berdiri dan dapat dikunjungi. Namun, lokasinya berada di wilayah konflik Palestina dan Israel, yakni Yerusalem.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Masjid Al-aqsa bukan hanya bangunan penting bagi umat Islam, jika dilihat dari arsitektur, bangunan ini juga memamerkan desain yang memukau dari eksterior hingga interiornya.

ADVERTISEMENT

Eksterior Masjid Al-aqsa

Dilansir dari Madain Project, Masjid Al-Aqsa jika dilihat dari luar atau eksteriornya bentuknya kubus dengan kubah menyembul di atasnya. Lalu, warnanya berbeda dengan masjid besar lainnya yang biasa berwarna putih yaitu didominasi warna pasir.

Dari luar, masjid ini tampak layakmya masjid pada umumnya. Keindahan dari arsitekturnya baru terlihat ketika melangkah ke dalam karena terdapat banyak detail yang harus dilihat dari dekat, seperti pada pilar, jendela, dan lorong.

Bagian fasad di dekat lorong masuknya merupakan kombinasi struktur solid dengan paduan aksen melengkung di atas. Bentuk bingkai seperti ini kini banyak diadaptasi oleh masjid-masjid di seluruh dunia termasuk Indonesia.

1. Fasad

Masjid Al Aqsa di YerusalemFasad Masjid Al Aqsa. Foto: Erwin Dariyanto/BeritaKlik

Pembangunan Masjid Al-aqsa dilakukan bertahap. Bagian fasad disebut telah dibangun pada tahun 1065 M atas instruksi khalifah Fatimiyah al-Mustansir Billah. Hal paling menonjol dari area ini adalah pada bagian langkan (pagar kisi-kisi) yang terdiri dari atap dan kolom kecil. Lengkungan batu pada area fasad ada sekitar 14 bidang yang terinspirasi dari bangunan khas Romawi.

Lengkungan ini bukan hanya menghiasi fasad lorong masuk saja, melainkan pintu masuk juga. Di pintu masuk ini pernah terjadi kisah bersejarah yakni saat tentara Salib pada perang salib datang dan merusak fasadnya. Namun, saat ini bentuknya telah direnovasi Kaum Ayyubiyah.

2. Kubah

Arched South gateway with Siliver dome of Al-Aqsa Mosque at the square of Golden Dome of the Rock, in an Islamic shrine located on the Temple Mount in the Old City Jerusalem, IsraelKubah Masjid Al Aqsa Foto: Getty Images/iStockphoto/ZZ3701

Kubah merupakan salah satu desain yang umum pada bangunan masjid. Masjid Al-aqsa juga memilikinya. Bahkan kubah ini sempat menjadi perdebatan di internet karena dua warna kubah Masjid Al-aqsa. Foto yang tersebar di internet ada dua versi, yakni yang berkubah emas dan berwarna pasir. Menurut Madain Project, warna kubah Masjid Al-aqsa yang benar adalah warna pasir menyerupai lingkungan sekitarnya yakni gurun. Kubah ini didesain oleh az-Zahir dan terbuat dari panel kayu yang dilapisi dengan enamel timah. Sementara itu, kubah berwarna emas merupakan bangunan Dome of Rock.

Letak bangunan dengan kubah Masjid Al-Aqsa berada di dekat ujung selatan bagian tengah ruang shalat utama. Pada tahun 1969, kubah tersebut direkonstruksi dari beton dan dilapisi dengan aluminium anodisasi, sebagai pengganti lembaran enamel timah bergaris asli.

Interior Masjid Al-aqsa

Tidak sampai pada bagian luarnya saja, keindahan Masjid Al-aqsa juga bisa dinikmati hingga ke bagian dalamnya. Justru bagi umat Muslim bagian dalam yang benar-benar harus diperhatikan karena tempat mereka beribadah. Untuk lebih jelasnya, berikut beberapa ruangan yang ada di dalamnya.

1. Serambi

Serambi Al-aqsa merupakan lorong yang bersebelahan dengan tempat utama salat. Pintu masuk utama ke ruang salat berada di urutan ketiga di sebelah kanan. Total terdapat tujuh pintu masuk yang mengarah ke ruang salat utama dari serambi ini.

Letak Serambi Al-aqsa berada di bagian atas fasad. Bagian tengah serambi dibangun oleh Ksatria Templar selama Perang Salib Pertama, tetapi untuk yang memerintahkan pembangunan serambi itu sendiri adalah keponakan Saladin, al-Mu'azzam Isa, pada tahun 1217.

2. Ruang Salat Utama

Suasana di dalam masjid Al AqsaSuasana di dalam masjid Al Aqsa Foto: Erwin Dariyanto/BeritaKlik

Area ruang salat utama sudah dilapisi dengan karpet berwarna merah bata dari ujung ke ujung. Dengan begitu jamaah yang datang tidak akan kedinginan selama di dalam dan sajadah karpet tersebut merupakan sajadah bersama yang akan menjadi alas salat. Seperti pada masjid pada umumnya, terdapat mimbar dan mihrab di belakang, menghadap ke dinding kiblat (dinding selatan).

Masjid Al-aqsa memiliki tujuh lorong sempit dengan beberapa tambahan aula kecil di sebelah barat dan timur bagian selatan bangunan. Bagian dalam masjid ditopang oleh 45 kolom tiang.

3. Mushola dan Mihrab Zakaria

Di dalam sini, terdapat tempat bersejarah lainnya yakni mushola dan Mihrab Zakaria. Tempat ini adalah area kecil tempat salat yang terletak di sisi timur dari ruang shalat utama. Ruangan tersebut diberi nama Nabi Zakaria untuk memperingatinya. Tempat ini juga disebut sebagai tempat Maria menginap dan dikunjungi oleh Zakaria, yang tertulis di Al-Quran (3:37).

Menara

Bentuk kubah masjid Al Aqsa dengan kubah Shakhrah atau Dome of the Rock nampak sama. Namun, yang membedakan adalah warnanya.Kubah dan menara Masjid Al Aqsa. Foto: Getty Images

Selain kubah, masjid juga identik dengan menara yang berfungsi untuk mengumandangkan azan (panggilan shalat) lima kali dalam sehari. Menara ini berada di kompleks Haram ash-Sharif. Terdiri dari empat menara, ada tiga di sepanjang dinding barat dan satu di dekat sudut timur laut. Menara-menara ini ditambahkan selama kurun waktu satu abad, oleh berbagai Sultan dan Amir.

Masjid Omar ibn al-Khattab

Setelah Nabi Muhammad SAW wafat, sahabat Nabi, Umar bin Khatta RA., membantu renovasi dan pembangunan Masjid Al-Aqsa. Di dekat Masjid Al-aqsa terdapat Masjid bernama Masjid Omar ibn al-Khattab yang asli adalah sebuah tempat ibadah kecil yang didirikan oleh Umar, khalifah kedua Kekhalifahan Rashidun, setelah penaklukan Muslim atas kota Yerusalem pada awal abad ke-7 M (sekitar 636 M). Saat ini, sebagian masjid digunakan sebagai klinik darurat.

Al-Aqsa al-Qadeem (Terowongan Gerbang Huldah)

Masjid Al-AqsaMasjid Al-Aqsa Foto: (istimewa/madain project)

Saat ini dikenal sebagai al-Aqsa al-Qadeem, tempat ini awalnya merupakan terowongan yang digunakan untuk mengakses platform bawah Haram ash-Sharif. Sebuah konstruksi linier yang memanjang dari utara ke selatan. Terdapat delapan belas anak tangga mengarah ke bawah dari platform bawah Haram ash-Sharif.

Struktur dua koridor memiliki langit-langit berkubah barel, dan mengarah ke gerbang dua portal di dinding selatan dikenal sebagai "Bab an-Nabi" yang secara harfiah berarti pintu gerbang nabi. Di masa lalu, terowongan ini mungkin berfungsi sebagai jalan pribadi dari Istana Umayyah yang berdekatan.

Itulah keindahan dan detail arsitektur di dalam Masjid Al-aqsa, semoga bermanfaat.




(aqi/abr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Berita BeritaKlik Lainnya
Kalkulator KPR
Tertarik mengajukan KPR?
Simulasi dan ajukan dengan partner detikProperti
Harga Properti*
Rp.
Jumlah DP*
Rp.
%DP
%
min 10%
Bunga Fixed
%
Tenor Fixed
thn
max 5 thn
Bunga Floating
%
Tenor KPR
thn
max 25 thn

Ragam Simulasi Kepemilikan Rumah

Simulasi KPR

Hitung estimasi cicilan KPR hunian impian Anda di sini!

Simulasi Take Over KPR

Pindah KPR bisa hemat cicilan rumah. Hitung secara mudah di sini!
Hide Ads