Bikin Ibadah Makin Nyaman, Ini Tips Desain Musala di Rumah Kata Arsitek

Langkah Emas Raih Kemenangan

Bikin Ibadah Makin Nyaman, Ini Tips Desain Musala di Rumah Kata Arsitek

Danica Adhitiawarman - detikProperti
Senin, 23 Feb 2026 07:00 WIB
Mushola di Rumah Artis
Ilustrasi Musala Foto: Dok. YouTube
Jakarta -

Seorang muslim mempunyai kewajiban untuk menunaikan salat lima kali sehari. Untuk mengakomodir itu, pemilik rumah bisa membuat ruangan khusus salat atau musala di rumah.

Ruang musala menjadi tempat yang nyaman untuk salat sendiri maupun berjamaah. Dengan adanya ruangan khusus juga membantu meminimalisir distraksi sehingga ibadah pun lebih khusyuk.

Nah, bagi pemilik rumah yang mau bikin musala di rumah, coba simak tipsnya berikut ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tips Desain Musala di Rumah

Inilah beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk mendesain musala di rumah menurut ahli.

1. Lokasi Musala

Pertama tentukan lokasi musala, Ketua Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Jakarta Teguh Aryanto mengatakan musala sebenarnya bisa di mana saja. Namun, ia menyarankan musala berada dekat dengan ruang keluarga agar mudah diakses, apalagi ketika datang .

ADVERTISEMENT

Lalu, sebaiknya hindari membuat musala dekat ruang servis. Menurutnya, musala sebaiknya diistimewakan sehingga perlu ditempatkan di lokasi yang sesuai.

2. Pastikan Arah Kiblat

Kemudian, pastikan arah kiblat yang benar. Ruangan tidak harus menghadap kiblat, tetapi setidaknya sajadah harus menghadap arah yang tepat. Dengan begitu, pemilik juga dapat menyesuaikan tempat wudhu agar tidak menghalangi kiblat.

"Arah kiblat sudah pasti harus dipastikan kebenarannya," ujar Teguh saat dihubungi detikProperti, Minggu (22/2/2026).

3. Tempat Wudhu

Tempat wudhu sebaiknya berada dekat dengan tempat salat, bahkan di ruangan yang sama. Lokasi wudhu bisa di samping atau belakang tempat salat. Jika perlu, tambahkan sekat untuk memisahkan tempat wudhu perempuan dan laki-laki.

"Sebaiknya antara ruang wudhu dan area musala itu menjadi satu area supaya nggak ambil wudhunya di mana, musalanya dimana," katanya.

Jangan lupa buat tanggul agar air tidak menyebar ke seluruh musala. Lalu, gunakan keramik yang tidak licin untuk lantainya.

4. Ventilasi Ruangan

Selain itu, pemilik dapat memasang ventilasi berupa jendela atau exhaust fan. Fungsinya agar ruangan tidak lembap akibat air bekas wudhu.

5. Tinggikan Lantai Musala

Sebagai tambahan, pemilik bisa membuat ruang musala dengan meninggikan lantai. Tidak ada fungsi khusus, tetapi lantai seperti itu buat menunjukkan ruang ibadah yang sakral.

"Alangkah cantik dan baik misalkan area musala dibuat panggung atau dibuat peninggian sekitar 10 cm," tuturnya.

Itulah tips membuat musala di rumah menurut arsitek. Semoga membantu!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini




(dhw/zlf)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Berita BeritaKlik Lainnya
Kalkulator KPR
Tertarik mengajukan KPR?
Simulasi dan ajukan dengan partner detikProperti
Harga Properti*
Rp.
Jumlah DP*
Rp.
%DP
%
min 10%
Bunga Fixed
%
Tenor Fixed
thn
max 5 thn
Bunga Floating
%
Tenor KPR
thn
max 25 thn

Ragam Simulasi Kepemilikan Rumah

Simulasi KPR

Hitung estimasi cicilan KPR hunian impian Anda di sini!

Simulasi Take Over KPR

Pindah KPR bisa hemat cicilan rumah. Hitung secara mudah di sini!
Hide Ads