Saking Tingginya, Puncak Gedung di China Ini Membeku Imbas Cuaca Ekstrem

Saking Tingginya, Puncak Gedung di China Ini Membeku Imbas Cuaca Ekstrem

ilham fikriansyah - detikProperti
Selasa, 23 Jun 2026 13:34 WIB
Foto Bekunya Puncak Shanghai Tower
Lantai atas Shanghai Tower yang membeku. Foto: Newsflare
Jakarta -

China memiliki sederet gedung pencakar langit, salah satunya adalah Shanghai Tower. Menara setinggi 632 meter itu menempati peringkat ketiga sebagai gedung tertinggi di dunia.

Saking tingginya, Shanghai Tower pernah mengalami kejadian unik tapi cukup mengerikan. Puncak gedung ini sempat membeku akibat cuaca ekstrem!

Dilansir dari News Flare, lantai paling atas Shanghai Tower pernah membeku pada 2024. Dari video yang diunggah di media sosial, hampir seluruh struktur di puncak gedung telah ditutupi es salju.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut pihak Manajemen Shanghai Tower, lantai yang membeku merupakan area outdoor space atau ruang terbuka yang memang tidak dibuka untuk umum, sehingga tidak berdampak ke ruang observasi.

Shanghai Tower MembekuShanghai Tower Membeku pada 2024. Foto: Dok. X/Top_disaster

Cuaca ekstrem yang terjadi di China saat itu berlangsung selama beberapa hari. Alhasil, bagian luar dari puncak Shanghai Tower juga ikut 'membeku' dan diselimuti oleh es salju.

ADVERTISEMENT

Untungnya es salju hanya menyelimuti puncak Shanghai Tower, sedangkan lantai di bawahnya masih aman, termasuk ruang observasi. Sebagai informasi, gedung pencakar langit ini terdiri dari 128 lantai dan terbagi dalam 9 zona, zona 1 merupakan toko ritel, zona 2-6 perkantoran, zona 7 dan 8 hotel, serta zona 9 adalah ruang observasi.

Puncak Shanghai Tower Bisa Membeku gegara Ini

Shanghai Tower di Shanghai, China.Shanghai Tower di Shanghai, China. Foto: Pexels/Margo Evardson

Staff dari pusat kontrol manajemen properti Shanghai Tower membeberkan penyebab puncak gedung membeku. Faktor utamanya karena tingginya tingkat kelembapan serta suhu dingin ekstrem yang melandai Shanhgai kala itu.

Dari hasil penyelidikan, terungkap rata-rata suhu di puncak Shanghai Tower saat itu menyentuh angka -5 derajat Celcius. Suhu ini menyebabkan fenomena pembekuan di lantai atas gedung.

Meski terkesan menyeramkan, tapi fenomena ini bukan menandakan Shanghai Tower bermasalah. Gedung pencakar langit ini memang dirancang tahan terhadap suhu di bawah nol derajat Celcius, angin kencang, hingga gempa bumi.

Dikutip dari ICE.org UK, lapisan kaca transparan pada fasad Shanghai Tower mengusung desain ramah lingkungan. Lapisan kedua dari kaca ini menutupi seluruh bangunan sekaligus membantu menghemat energi dengan mengatur suhu antara panas lapisan dalam dan luar.

Saat memasuki udara dingin, kaca dapat menghantarkan udara hangat ke dalam gedung. Sebaliknya, ketika musim panas kaca dapat meredam suhu sehingga interior tetap sejuk.

Para arsitek mendesain fasad kaca gedung dengan bentuk memutar 120 derajat yang menjulang ke atas. Desain fasad ini nggak cuma sekadar estetika, tapi juga mengurangi dampak dari terpaan angin kencang pada bangunan hingga 24 persen.

(ilf/das)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Berita BeritaKlik Lainnya
Kalkulator KPR
Tertarik mengajukan KPR?
Simulasi dan ajukan dengan partner detikProperti
Harga Properti*
Rp.
Jumlah DP*
Rp.
%DP
%
min 10%
Bunga Fixed
%
Tenor Fixed
thn
max 5 thn
Bunga Floating
%
Tenor KPR
thn
max 25 thn

Ragam Simulasi Kepemilikan Rumah

Simulasi KPR

Hitung estimasi cicilan KPR hunian impian Anda di sini!

Simulasi Take Over KPR

Pindah KPR bisa hemat cicilan rumah. Hitung secara mudah di sini!
Hide Ads