Memasuki 2026, pergerakan sektor perkantoran di daerah Jakarta diproyeksi cerah. Penyebabnya arena perkembangan pasar pada akhir tahun 2025 yang sudah menunjukkan tren positif.
Menurut Head of Research Colliers Indonesia Ferry Salanto berdasarkan data dari Colliers Indonesia pada kuartal akhir 2025, banyak perusahaan yang pindah kantor dan melakukan penambahan ruang kantor. Hal ini menjadi sinyal positif untuk pasar di 2026.
"Menariknya di paruh kedua tahun ini, mulai terlihat banyak perusahaan yang pindah kantor dan bahkan juga melakukan ekspansi. Dan ini menjadi sinyal penting bahwa kepercayaan bisnis mulai pulih dan pelaku usaha juga mulai melihat bahwa tahun 2026 ini lebih optimistis dibandingkan tahun sebelumnya," kata Ferry dalam acara Colliers Indonesia Virtual Media Briefing Q4 2025 secara daring pada Rabu (7/1/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski begitu, sepanjang 2025 memang tidak ada penambahan stok ruang kantor baru. Ruang kantor baru baru akan tersedia pada 2028 sebanyak 200 ribu meter persegi, di mana 52 persennya berada di luar CBD.
Untuk tingkat keterhuniannya atau okupansi di kawasan Central Business District (CBD) sepanjang 2025 sudah tembus 75,8 persen atau tumbuh 1,5-2 persen dibandingkan data di 2024. Sementara itu, di luar CBD okupansinya sudah mencapai 70 persen.
Diproyeksi tahun 2026-2028 tingkat keterisian ruang kantor di CBD dapat bertumbuh sekitar 1-1,5 persen per tahun, diiringi dengan pemulihan iklim investasi. Sementara di non-CBD diramal akan tetap di 70 persen hingga 2028. Hal ini karena kompetisi pasar di non-CBD dan CBD, banyak penyewa masih menginginkan untuk dapat berkantor di area CBD.
Gedung kantor yang dekat dengan transportasi massal juga menjadi daya tarik, seperti area gedung yang dekat stasiun MRT, LRT, KRL, atau halte TransJakarta.
"Trend lain yang makin jelas adalah kantor yang dekat dengan dengan transportasi publik, terutama MRT. Nah, ini jadi incaran," ujar Ferry.
Untuk harga sewa perkantoran pada 2026 belum bisa dipastikan akan naik atau tidak. Namun, melihat kondisi pasar saat ini diproyeksi akan stabil. Harga sewa perkantoran pada 2025 sendiri menunjukkan kondisi yang stabil, tetapi untuk gedung grade A dan premium ada kenaikan harga yang cukup kompetitif. Di luar itu, harga sewa masih stabil dan ada pula yang tetap rendah.
(aqi/das)










































