Saat ini berkembang konsep apartemen mixed-used, yakni dalam sebuah gedung ada apartemen, perkantoran, mal, bahkan hotel. Biasanya gedung ini terdiri dari puluhan lantai dan tiap beberapa lantai fungsi gedung akan berbeda. Dengan konsep hunian vertikal seperti ini, penghuni bisa rekreasi ke mal kapan saja, atau jika kantornya berada di gedung yang sama, tidak perlu keluar ongkos kendaraan sama sekali.
Ternyata konsep ini tetap akan diminati di tahun 2026. Menurut Head of Research Colliers Indonesia Ferry Salanto keberadaan area komersial sangat penting untuk hunian vertikal.
"Nah, kalau kita lihat di Surabaya itu produk-produk seperti itu memang cukup dinikmati karena memberikan kemudian akses untuk mereka sehari-hari di situ," kata Ferry alam dalam acara Colliers Indonesia Virtual Media Briefing Q4 2025 secara daring pada Rabu (7/1/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain area komersial, apartemen yang memiliki ruang terbuka hijau juga sangat diminati. Namun, kendalanya apartemen di perkotaan memiliki lahan terbatas sehingga ruang terbuka hijau tidak seluas taman kota. Isinya terdiri dari taman, playground, hingga jogging track.
Ferry mengatakan konsep apartemen seperti ini memang menyasar untuk masyarakat kelas menengah ke atas karena tempat tinggal dibuat untuk memenuhi gaya hidup si penghuni, seperti mereka suka berbelanja, kulineran, perawatan diri, hingga melakukan olahraga mewah.
"Hunian yang modern yang mendukung gaya hidup, dan kualitas hidup. Itu memang idealnya seperti itu. Tapi perlu diingat bahwa ini adalah bisnis penerapan produk-produk yang menengah atas," tuturnya.
Di luar itu, Ferry menegaskan apartemen memang harus mendukung gaya hidup penghuninya. Apa yang penghuni butuhkan sebisa mungkin mudah didapatkan karena harga unit tersebut sudah termasuk dengan fasilitas penunjang lainnya.
"Itu nanti akan berhubungan dengan harga produk unitnya sendiri. Karena kan kalau beli unit apartemen itu kan yang dibeli kan bukan unit saja, tapi juga fasilitas pendukungnya di situ. Itu termasuk komponen biaya yang harus dimasukkan ke dalam harga dari produk unit yang mereka beli," tegasnya.
(aqi/das)










































