5.951 Huntap Dibangun di Sumatera Utara, Sebagian Dikebut Rampung Bulan Depan

5.951 Huntap Dibangun di Sumatera Utara, Sebagian Dikebut Rampung Bulan Depan

Nizar Aldi - detikProperti
Selasa, 13 Jan 2026 19:33 WIB
5.951 Huntap Dibangun di Sumatera Utara, Sebagian Dikebut Rampung Bulan Depan
Gubsu Bobby Nasution saat rapat koordinasi bersama Mendagri Tito Karnavian, Kepala BNPB Suharyanto, dan seluruh kepala daerah di Sumut. Foto: (Nizar Aldi/detikSumut)
Jakarta -

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto mengatakan ada 5.951 hunian tetap (huntap) dan 1.049 hunian sementara (huntara) akan dibangun untuk korban banjir bandang-longsor di Sumatera Utara.

Rencananya, pembangunan seluruh unit huntara akan siap dihuni sebelum puasa, begitu pun dengan huntap juga ditargetkan sebagian bisa selesai sebelum memasuki bulan Ramadan.

Hal ini diungkapkan oleh Suharyanto saat rapat koordinasi di Kantor Gubernur Sumatera Utara, Senin (12/1/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Skema pembangunan untuk huntap sudah dibuat. Suharyanto menyebutkan huntap ini akan memiliki dua opsi, yakni relokasi terpusat dan mandiri. Relokasi terpusat adalah memindahkan korban bencana banjir ke area huntap pusat. Lalu, untuk relokasi mandiri, korban bisa memilih agar huntap dibangun di lahan sendiri. Namun, pembangunan rumah tetap dilakukan oleh BNPB.

"Kemudian ada masyarakat yang tidak mau ke titik itu, minta relokasi mandiri diperbolehkan, masyarakat menunjuk tanahnya nanti yang bangun adalah BNPB," kata Suharyanto seperti yang dikutip detikSumut, pada Selasa (13/1/2026).

ADVERTISEMENT

Sementara itu, hunian sementara (Huntara) di Sumut akan dibangun di 3 daerah yang sudah mengajukan pembangunan, yakni Kabupaten Tapanuli Utara, Tapanuli Selatan, dan Kabupaten Tapanuli Tengah. Total yang akan dibangun adalah 1.049 rumah.

"Per hari ini untuk di wilayah Sumatera Utara hanya 3 kabupaten yang mengajukan pembangunan Huntara, yaitu Tapanuli Utara ada 40 unit, Tapanuli Tengah 209 unit, Tapanuli Selatan ada 800 unit, sementara kabupaten/kota lainnya tidak mengajukan Huntara sehingga masyarakat yang rusak berat ini mendapat dana pengungsian," jelasnya.

Sebelumnya diberitakan, Dirjen Kawasan Permukiman Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Fitrah Nur mengatakan huntap akan diberikan secara gratis kepada sejumlah korban bencana.

"(Korban dapat) rumah pengganti ya tanpa biaya," ucap Fitrah saat dihubungi detikProperti, Sabtu (10/1/2026).

Tanah yang akan dibangunkan huntap sebagian milik pemda dan ada juga yang berupa hak guna usaha (HGU) perkebunan sawit. Namun, nantinya huntap tersebut akan diberikan secara cuma-cuma dan menjadi hak milik penerimanya.

"Iya (rumah menjadi hak milik korban), kan rumahnya udah hilang, hanyut," katanya.

Selain itu, ada juga bantuan pembiayaan isi rumah atau perabotan dari Kementerian Sosial sebesar Rp 3 juta per keluarga dan bantuan untuk ekonomi Rp 5 juta per keluarga yang tinggal di Huntara.

Artikel ini sudah tayang di detikSumut

(aqi/das)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Berita BeritaKlik Lainnya
Kalkulator KPR
Tertarik mengajukan KPR?
Simulasi dan ajukan dengan partner detikProperti
Harga Properti*
Rp.
Jumlah DP*
Rp.
%DP
%
min 10%
Bunga Fixed
%
Tenor Fixed
thn
max 5 thn
Bunga Floating
%
Tenor KPR
thn
max 25 thn

Ragam Simulasi Kepemilikan Rumah

Simulasi KPR

Hitung estimasi cicilan KPR hunian impian Anda di sini!

Simulasi Take Over KPR

Pindah KPR bisa hemat cicilan rumah. Hitung secara mudah di sini!
Hide Ads