Bak Atalntis, Kota Ini Lenyap gegara Banjir 10 Meter Selama 25 Tahun

Jejak Hidup di Kota Mati

Bak Atalntis, Kota Ini Lenyap gegara Banjir 10 Meter Selama 25 Tahun

ilham fikriansyah - detikProperti
Sabtu, 31 Jan 2026 12:09 WIB
Bak Atalntis, Kota Ini Lenyap gegara Banjir 10 Meter Selama 25 Tahun
Sisa-sisa bangunan di Villa Epecuen usai terendam banjir puluhan tahun. Foto: AP/Natacha Pisarenko
Jakarta -

Argentina terkenal sebagai negara yang memiliki banyak tempat wisata populer hingga tersohor ke seluruh dunia. Nah, ada sebuah kota wisata yang dulu sangat terkenal, tapi kini berubah total menjadi kota mati.

Kota tersebut bernama Villa Epecuen, sebuah kota kecil yang jaraknya sekitar 570 kilometer dari ibu kota Buenos Aires. Villa Epecuen terletak di tepi danau Epecuen yang terkenal akan kandungan mineral tinggi.

Pada awal abad ke-20, Villa Epecuen merupakan kota kecil yang digunakan oleh para penambang mineral. Seiring kemajuan teknologi, dilakukan pengujian terhadap kandungan mineral di Danau Epecuen dan hasilnya aman untuk manusia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mengetahui hal tersebut, banyak orang beramai-ramai untuk datang ke Villa Epecuen demi merasakan berenang di air asin. Memasuki 1920-an, mulai berdiri sejumlah resor dan hotel tepi danau di Villa Epecuen yang menawarkan spa dengan garam mineral tinggi.

Memasuki 1960-an hingga 1970-an, jumlah wisatawan yang datang ke Villa Epecuen semakin membludak. Banyak dari mereka yang ingin berlibur sekaligus penasaran dengan Danau Epeceuen yang kadar garamnya tertinggi kedua di dunia setelah Laut Mati.

ADVERTISEMENT

Villa Epecuen berubah total dari yang awalnya kota tambang kecil menjadi kota wisata dengan banyak resor dan hotel. Para turis yang datang juga tergiur dengan promo health tourism karena konon kandungan garam di Danau Epecuen bisa menyembuhkan diabetes, rematik, hingga masalah kulit.

Dikutip situs Independent UK, Pemerintah Buenos Aires mencatat jumlah wisatawan yang berkunjung ke Villa Epecuen mencapai puncaknya pada 1970-an. Tercatat, ada 20.000 wisatawan yang mampir ke kota tersebut sepanjang tahun dan paling banyak saat musim panas.

Kota Wisata yang Lenyap Akibat Bencana Alam

Suasana sunyi langsung merayap saat memasuki Villa Epecuen, Argentina. Bekas kota wisata yang sangat ramai ini ditinggalkan penduduknya lantaran danau garam merendam total, 1985.Suasana saat memasuki Villa Epecuen, Argentina. Bekas kota wisata yang sangat ramai ini ditinggalkan penduduknya lantaran danau garam merendam total, 1985. Foto: AP/Natacha Pisarenko

Villa Epecuen semakin terkenal pada medio 1980-an. Pemerintah bahkan telah membangun stasiun kereta api dan terminal bus demi memudahkan wisatawan yang ingin berkunjung.

Namun, semua hiruk pikuk di Villa Epecuen lenyap akibat bencana alam. Pada awal November 1985, hujan deras mengguyur Villa Epecuen hingga berbulan-bulan dan menyebabkan debit air danau naik.

Kondisi tersebut semakin diperparah dengan tanggul Danau Epecuen yang dibangun untuk melindungi kota malah jebol pada 10 November 1985 akibat tak kuat menampung debit air. Akibatnya, banjir langsung merendam seluruh kota Villa Epecuen dalam sekejap.

Hanya dalam waktu dua minggu, banjir telah merendam seluruh kota dengan ketinggian sekitar 3 meter. Parahnya lagi, Gubernur Provinsi Buenos Aires saat itu, Aires Alejandro Armendariz lambat dalam menangani masalah banjir.

Suasana sunyi langsung merayap saat memasuki Villa Epecuen, Argentina. Bekas kota wisata yang sangat ramai ini ditinggalkan penduduknya lantaran danau garam merendam total, 1985.Sisa-sisa bangunan di Villa Epecuen. Foto: AP/Natacha Pisarenko

Hujan deras yang mengguyur Villa Epecuen selama berbulan-bulan dan ditambah tanggul danau jebol membuat banjir semakin tinggi. Nahas, ketinggian air terus bertambah hingga mencapai 10 meter pada 1993.

Banjir yang sangat tinggi membuat warga Villa Epecuen terpaksa mengungsi ke kota sekitar. Mereka pasrah tidak bisa menempati huniannya lagi karena air diprediksi tidak akan surut selama bertahun-tahun.

Benar saja, Villa Epecuen terendam banjir air asin selama hampir 25 tahun. Kota wisata yang dulu ramai dikunjungi banyak turis itu kini mendadak hilang bak Atlantis karena bencana alam.

Ajaibnya, pada 2009 air perlahan mulai surut dan terlihat beberapa bangunan di Villa Epecuen. Kondisinya tentu sudah rusak dan banyak yang mengalami karatan akibat kandungan mineral sangat tinggi. Walau air sudah surut, Villa Epecuen tetap dibiarkan terlantar dan menjadi kota mati sampai sekarang.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini




(ilf/ilf)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Berita BeritaKlik Lainnya
Kalkulator KPR
Tertarik mengajukan KPR?
Simulasi dan ajukan dengan partner detikProperti
Harga Properti*
Rp.
Jumlah DP*
Rp.
%DP
%
min 10%
Bunga Fixed
%
Tenor Fixed
thn
max 5 thn
Bunga Floating
%
Tenor KPR
thn
max 25 thn

Ragam Simulasi Kepemilikan Rumah

Simulasi KPR

Hitung estimasi cicilan KPR hunian impian Anda di sini!

Simulasi Take Over KPR

Pindah KPR bisa hemat cicilan rumah. Hitung secara mudah di sini!
Hide Ads