Kawan Lama Group (KLG) memperluas portofolio propertinya dengan meresmikan hotel berkonsep seni yang terintegrasi langsung dengan mal di Bekasi. Hotel itu bernama Artotel Living World Grand Wisata Bekasi, kolaborasi kedua perusahaan bersama Sinarmas Land dan Artotel Group.
Hotel ini diluncurkan pada Jumat, (6/2) yang dihadiri oleh Director of Mall Operation Kawan Lama Group, Theresia Setiadjaja, CEO Residential National Sinar Mas Land, Prasetijo Tanumihardja, Chief Operating Officer Artotel Group, Eduard Rudolf Pangkerego, jajaran komisaris, direksi, dan manager, serta para tamu undangan.
Peresmian hotel ditandai dengan penandatanganan kanvas memorabilia oleh jajaran manajemen tiga perusahaan. Kehadiran hotel ini memperkuat pengembangan Grand Wisata Bekasi sebagai destinasi terpadu hunian, ritel, seni, dan bisnis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Director of Mall Operation Kawan Lama Group, Theresia Setiadjaja, menjelaskan bahwa kehadiran hotel ini merupakan bagian dari strategi pengembangan kawasan terintegrasi melalui perusahaan patungan Kawan Lama Group dan Sinar Mas Land, PT Sahabat Duta Wisata.
"Dikelola oleh Artotel Group, hotel butik ini terhubung langsung dengan pusat perbelanjaan melalui akses di Ground Floor, sehingga pengunjung dapat berbelanja, bersantap, menikmati hiburan, hingga beristirahat dengan nyaman tanpa harus berpindah lokasi," ujarnya dalam acara Press Conference dan Grand Opening Artotel Living World Grand Wisata di Bekasi, Jumat (6/2/2026).
Hotel Terintegrasi Langsung dengan Mal
Integrasi langsung dengan Living World Grand Wisata menjadi keunggulan utama hotel ini. Pengunjung dapat mengakses pusat perbelanjaan langsung dari Ground Floor hotel tanpa harus keluar area.
Selain itu, hotel ini juga dilengkapi fasilitas pendukung seperti restoran, kolam renang, dan pusat kebugaran. Terdapat juga fasilitas Grand Ballroom berkapasitas hingga 700 orang dan tujuh ruang pertemuan untuk mendukung aktivitas rapat dan forum besar.
CEO Residential National Sinar Mas Land, Prasetijo Tanumihardja, menyatakan bahwa integrasi hotel dan pusat perbelanjaan ini menciptakan ekosistem yang saling menguatkan.
"Kehadiran Artotel Living World Grand Wisata Bekasi mencerminkan strategi kami dalam menciptakan destinasi yang memiliki daya tarik berkelanjutan. Integrasi hotel dengan pusat perbelanjaan Living World Grand Wisata memungkinkan terciptanya ekosistem yang saling menguatkan," ucapnya.
Punya Desain Interior yang Hangat
Dari sisi desain interior, Artotel Living World Grand Wisata Bekasi mengusung konsep interior yang hangat dan intim. Hal ini menyesuaikan karakter kawasan dan konsep Artotel yang artistik.
Semua tipe ruang kamar, dibuat dengan nuansa kayu dengan earth tone cokelat yang mendominasi area kamar dan ruang publik. Dengan itu, tercipta suasana nyaman dan bersahabat. Theresia menjelaskan bahwa konsep desain tersebut dipilih untuk membangun pengalaman menginap yang lebih personal.
"Jadi memang banyak government (lembaga) juga, terus family. Jadi temanya (hotel) untuk yang di Grand Wisata ini lebih warm (hangat), terus kemudian lebih intimate," ujarnya dalam sesi wawancara bersama detikProperti.
Konsep ini juga diterapkan pada area restoran yang mengusung konsep private dining dan dilengkapi sekat-sekat untuk mendukung suasana. Bahkan, sekat-sekat dan beberapa interior ruangan dibuat dengan tone senada untuk mendukung keseragaman desain.
Kerja Sama dengan Seniman Muda
Artotel Living World Grand Wisata Bekasi menghadirkan konsep seni melalui kolaborasi dengan seniman muda Indonesia beraliran kontemporer. Seluruh kamar dilengkapi lukisan, area lobby difungsikan sebagai artspace, dan menjadikannya hotel pertama dengan konsep galeri seni di Bekasi.
Dalam grand opening, artspace menampilkan seri lukisan karya Sandy Tisa. Ini merupakan hasil kolaborasinya dengan Kendy's Gallery. Ke depannya, karya seni akan berganti setiap tiga bulan dengan seniman berbeda sebagai ruang apresiasi dan interaksi kreatif.
Chief Operating Officer Artotel Group, Eduard Rudolf Pangkerego, menegaskan komitmen Artotel dalam mendukung ekosistem seni.
"Pembukaan Artotel Living World Grand Wisata Bekasi merupakan wujud komitmen kami untuk terus menghadirkan hotel dengan konsep seni dan gaya hidup yang relevan dengan perkembangan kota," katanya.
Tipe Kamar dengan Konsep Studio
Artotel Living World Grand Wisata Bekasi memiliki 216 kamar berkonsep studio di 13 lantai dengan tiga tipe, yaitu Studio 24, Studio 36, dan Studio 50. Studio 50 menjadi tipe terbesar dengan fasilitas kitchen set, bathtub, dan kamar mandi terpisah oleh kaca.
Studio 50 juga mempunyai connecting room dengan Studio 24, sehingga cocok untuk kebutuhan keluarga. Seluruh kamar dilengkapi lukisan sebagai bagian dari identitas seni Artotel.
Dengan konsep seni, desain hangat, serta integrasi langsung dengan pusat perbelanjaan, Artotel Living World Grand Wisata Bekasi diharapkan menjadi pilihan akomodasi baru yang menawarkan pengalaman menginap yang berbeda. Kehadirannya sekaligus menegaskan komitmen dalam menghadirkan destinasi terpadu yang bernilai jangka panjang bagi masyarakat.
(das/das)










































