Siapkan Rp 8 T, Pemerintah Hong Kong Mau Beli Apartemen Korban Tragedi Kebakaran

Siapkan Rp 8 T, Pemerintah Hong Kong Mau Beli Apartemen Korban Tragedi Kebakaran

Danica Adhitiawarman - detikProperti
Minggu, 22 Feb 2026 16:46 WIB
major fire at Wang Fuk Court housing estate, in Tai Po, Hong Kong, China, November 27, 2025. REUTERS/Tyrone Siu
Apartemen di Hong Kong yang Kebakaran Foto: REUTERS/Tyrone Siu
Jakarta -

Beberapa waktu lalu Hong Kong sempat ditimpa tragedi kebakaran hebat di kompleks apartemen Wang Fuk Court pada November 2025. Kini pemerintah Hong Kong menawarkan untuk membeli unit-unit apartemen milik korban kebakaran.

Dilansir dari Reuters, pemerintah Hong Kong berencana menggelontorkan dana 4 miliar dolar Hong Kong atau Rp 8,6 triliun (kurs Rp 2.161). Harga apartemen yang ditawarkan 8.000 dolar Hong Kong atau Rp Rp 17,2 juta per kaki persegi tanpa pembayaran premi. Lalu, 10.500 dolar Hong Kong atau Rp 22,6 juta per kaki persegi bagi pemilik yang menerima pembayaran tersebut.

"Kami yakin harga yang diusulkan cukup memadai bagi warga yang terdampak untuk pindah dan mendapatkan tempat tinggal jangka panjang," kata Wong Wai-lun, wakil sekretaris keuangan Hong Kong dikutip dari Reuters, Minggu (22/2/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Total pengeluaran diperkirakan sebesar 6,8 miliar dolar Hong Kong atau Rp 14,6 triliun. Namun, pengeluaran itu akan dikurangi dana bantuan sebesar 2,8 miliar dolar Hong Kong atau Rp 6 triliun, bahkan bisa lebih banyak dari kompensasi asuransi.

Selain itu, pemerintah juga menawarkan program penukaran apartemen untuk 4.600 penghuni yang terdampak kebakaran. Penghuni tersebut tinggal di kurang lebih 2.000 unit apartemen di komplek Wang Fuk Court.

ADVERTISEMENT

Sebelumnya diberitakan, beberapa tower apartemen di Tai Po, Hong Kong terbakar pada Rabu (26/11/2025) pukul 14.51 waktu setempat. Kebakaran terjadi di apartemen Wang Fuk Court, sebuah komplek perumahan vertikal yang terdiri dari 8 tower menara serta masing-masing memiliki 31 lantai.

Menurut anggota dewan distrik Tai Po, Mui Siu-fung kepada BBC Chinese, 7 tower di antaranya terdampak kebakaran. Total terdapat 1.984 unit apartemen yang dapat menampung hingga 4.600 penduduk. Ini merupakan salah satu kompleks perumahan vertikal terbesar di sana.

Apartemen tersebut dibangun sejak 1983. Lokasinya pun cukup strategis, dengan Stasiun MTR Tai Po Market.

Menurut laporan dari South China Morning Post, beberapa tower apartemen sedang direnovasi saat kebarakan terjadi. Renovasi tersebut dilakukan secara menyeluruh pada delapan blok hunian sejak Juli 2024.

Beberapa gedung yang tengah direnovasi dilapisi perancah bambu dan jaring hijau. Perancah bambu ini merupakan kerangka luaran gedung yang umumnya digunakan dalam pekerjaan konstruksi dan renovasi.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini




(dhw/abr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Berita BeritaKlik Lainnya
Kalkulator KPR
Tertarik mengajukan KPR?
Simulasi dan ajukan dengan partner detikProperti
Harga Properti*
Rp.
Jumlah DP*
Rp.
%DP
%
min 10%
Bunga Fixed
%
Tenor Fixed
thn
max 5 thn
Bunga Floating
%
Tenor KPR
thn
max 25 thn

Ragam Simulasi Kepemilikan Rumah

Simulasi KPR

Hitung estimasi cicilan KPR hunian impian Anda di sini!

Simulasi Take Over KPR

Pindah KPR bisa hemat cicilan rumah. Hitung secara mudah di sini!
Hide Ads