Militer Israel kembali melancarkan serangan udara ke wilayah Iran, salah satunya ke Ibu Kota Teheran. Serangan tersebut mengakibatkan banyak bangunan rusak dan menimbulkan ratusan korban jiwa.
Dilansir dari Aljazeera, Minggu (1/3/2026), sebanyak puluhan pesawat jet tempur milik Angkatan Udara Israel telah menyerang beberapa wilayah di Iran. Serangan itu juga menargetkan sistem pertahanan Iran.
"Puluhan jet tempur Angkatan Udara menyerang, dipandu oleh Intelijen Militer, dan baru saja menyelesaikan gelombang serangan lain untuk menargetkan susunan rudal balistik dan sistem pertahanan udara rezim teror Iran di Iran bagian barat dan tengah," kata militer Israel dalam sebuah pernyataan resmi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebagai informasi, Amerika Serikat (AS) dan Israel menyerang wilayah Iran pada Sabtu (28/2) waktu setempat. Akibatnya, banyak bangunan rusak dan menimbulkan kekacauan parah di sejumlah wilayah Iran.
Rudal dari Israel dan AS telah menghantam sejumlah bangunan tinggi di Iran, termasuk rumah, gedung kantor, dan apartemen. Asap hitam terlihat jelas di beberapa titik akibat serangan rudal yang menghantam gedung.
Bangunan di Iran yang rusak berat pasca dihantam rudal Israel-AS Foto: via REUTERS/Amir Kholousi/ISNA/WANA |
Nahas, serangan misil ini juga menghantam sebuah sekolah dasar (SD) khusus putri di daerah Minab, Iran. SD tersebut diketahui bernama Shajareh Tayyebeh Girl's Elementary School yang terletak di Kota Minab, Provinsi Hormozgan, Iran.
Dalam laporan Aljazeera, rudal yang menghantam SD putri itu telah menewaskan 108 orang. Bangunan sekolah porak-poranda dan tinggal menyisakan puing-puingnya saja.
"Serangan Israel menghantam sebuah sekolah dasar putri di Minab, sebuah kota di provinsi Hormozgan, Iran selatan, menewaskan 108 orang," tulis laporan Aljazeera.
Sekolah Dasar (SD) putri di Iran yang hancur dihantam rudal Israel Foto: Social Media via Reuters TV/REUTERS |
Selain itu, Israel dan AS juga mengincar kompleks kediaman Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei di Teheran. Rumah tersebut dikabarkan telah dijatuhkan puluhan bom.
Terbaru, Khamenei dinyatakan telah meninggal dunia akibat serangan ini. Hal itu dikonfirmasi langsung oleh media Iran.
"Pemimpin Tertinggi Iran telah mencapai syahid," lapor stasiun penyiaran negara IRIB, dilansir dari CNN Internasional,
Usai menghancurkan kediaman Khamenei, militer Israel dan AS akan terus melanjutkan serangan ke Iran. Target sasarannya tidak hanya tertuju ke bangunan, tapi juga instalasi pertahanan udara, lokasi rudal, markas militer, dan 'target rezim' lainnya yang belum dihancurkan.
(ilf/abr)













































