Kondisi di Timur Tengah semakin memanas usai Israel melancarkan serangan terhadap sebuah hotel di kawasan elite Lebanon. Serangan tersebut telah merusak bangunan hotel dan menelan korban jiwa.
Dilansir dari Aljazeera, Selasa (10/3/2026), Israel melancarkan serangan udara ke Raouche, sebuah kawasan elite di Ibu Kota Beirut, Lebanon. Serangan itu menyasar sebuah hotel yang berada di tengah permukiman penduduk.
Kementerian Kesehatan Lebanon mengungkapkan serangan udara Israel menghantam kawasan pusat kota Beirut yang menargetkan sebuah kamar hotel. Serangan itu telah menewaskan empat orang dan 10 orang mengalami luka-luka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Israel mengklaim serangan udara yang dilancarkan telah menargetkan komandan dari Pasukan Quds Lebanon, sayap operasi Garda Revolusi Iran yang beroperasi di Beirut.
Hotel di Lebanon Rusak Akibat Serangan Udara Israel Foto: REUTERS/Claudia Greco |
Kondisi salah satu kamar hotel di tepi laut itu mengalami rusak parah pasca serangan udara Israel. Terlihat kaca pecah dan dinding hangus terbakar akibat kobaran api.
Meski terkena ledakan cukup besar, untungnya bangunan hotel masih tetap berdiri kokoh. Hanya beberapa kamar di lantai empat hotel saja yang rusak berat akibat serangan tersebut.
Pasukan keamanan Lebanon telah menutup lokasi tersebut agar situasi lebih kondusif. Puluhan tamu yang menginap juga sudah dievakuasi ke tempat yang aman. Sebelumnya mereka sempat panik ketika serangan udara Israel menghantam hotel.
Sebagai informasi, Raouche merupakan salah satu kawasan elite yang berada di Beirut. Lokasi ini merupakan tujuan wisata utama para turis lokal maupun mancanegara yang berkunjung ke Lebanon.
Dikutip dari Lebanon Tours, daya tarik utama dari Raouche adalah sebuah batu karang raksasa setinggi 60 meter yang dijuluki Pigeon Rocks. Kawasan ini juga memiliki banyak beach club, coffee shop, restoran, hingga spot sunset.
Raouche juga dikelilingi oleh sejumlah apartemen dan hotel berbintang. Beberapa apartemen mewah ditawarkan dengan harga cukup tinggi, yakni mencapai US$ 800 ribu atau sekitar Rp 13,5 miliar (kurs Rp 16.859).
Sederet apartemen mewah di Raouche menawarkan fasilitas lengkap dengan pemandangan matahari tenggelam. Letaknya juga di dekat pusat kota Beirut dan tempat wisata elite, sehingga tak heran kalau harganya mencapai miliaran rupiah.
(ilf/abr)












































