Dulunya Indah, Kota Poveglia Kini Dipenuhi Abu Manusia

Jejak Hidup di Kota Mati

Dulunya Indah, Kota Poveglia Kini Dipenuhi Abu Manusia

ilham fikriansyah - detikProperti
Senin, 16 Mar 2026 14:43 WIB
Dulunya Indah, Kota Poveglia Kini Dipenuhi Abu Manusia
Pulau Poveglia, kota mati yang punya kisah ngeri di masa lalu. Foto: iStock
Jakarta -

Dari sekian banyak kota mati yang tersebar di dunia, salah satunya yang cukup terkenal adalah Poveglia. Kota kecil di atas pulau mungil ini dulunya menawarkan pemandangan yang indah, tapi semua berubah ketika wabah penyakit melanda.

Dilansir dari Walks of Italy, Pulau Poveglia terletak di antara Venesia dan Libo di laguna Italia. Dalam catatan sejarah, pulai itu mulai dibuka dan dihuni penduduk sejak 421 Masehi.

Kala itu, Poveglia menjadi salah satu destinasi wisata masyarakat Italia karena menawarkan pemandangan yang indah. Beberapa orang juga memilih tinggal di pulau ini karena ingin terhindar dari pajak.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Memasuki abad ke-14, kota kecil ini mulai terusik ketenangannya pasca meletusnya Perang Chioggia. Penduduk setempat lalu membangun benteng kecil untuk melindungi pulau dari musuh.

Sayangnya, perang itu tak kunjung berhenti dan membuat sebagian warga memilih pindah ke kota yang lebih aman. Barulah pada abad ke-18 Pulau Poveglia kembali dihuni penduduk karena situasi sudah mulai aman.

ADVERTISEMENT

Pulau Indah di Italia yang Berubah Menjadi Kota Mati

Poveglia IslandPulau Poveglia. Foto: Aldo Pavan

Keindahan Pulau Poveglia perlahan mulai memudar ketika muncul wabah pes atau Black Death yang melanda Eropa. Kota kecil ini malah berubah menjadi tempat karantina bagi ribuan warga Italia yang sakit.

Semua berawal ketika dua kapal bersandar di Pulau Poveglia untuk pemeriksaan rutin pada 1793. Saat pengecekan, ternyata ada beberapa penumpang sudah terserang wabah penyakit pes.

Alhasil, penumpang kapal terpaksa diturunkan dan dirawat di Pulau Poveglia. Seiring waktu, pulau ini ditetapkan sebagai tempat karantina oleh pemerintah dan pengelolaannya di bawah yurisdiksi Kantor Kesehatan Masyarakat Italia.

Semua warga yang terindikasi terpapar wabah pes akan dikirim langsung ke Poveglia. Bahkan, penduduk yang menunjukkan gejala paling ringan pun wajib diangkut ke kota kecil itu.

Selama sebulan lebih penduduk yang terpapar wabah pes dikarantina. Bukannya sembuh, banyak pasien yang kondisinya terus memburuk dan akhirnya meninggal dunia.

Kematian massal terus terjadi di pulau kecil itu. Faktor utamanya karena kondisi lingkungan yang kotor serta kurangnya peralatan medis membuat jumlah korban terus bertambah.

Beberapa warga yang masih tinggal di Poveglia tak tahan dengan bau mayat pasien yang membusuk. Untuk mengatasi masalah ini, para warga dan perawat sepakat untuk membakar lebih dari 100 ribu mayat di kota kecil tersebut.

Seiring wabah pes yang mulai terkendali, Pulau Poveglia berangsur kembali normal dan sudah tidak lagi menjadi pulau karantina. Meski begitu, tak ada orang yang berani berkunjung ke kota tersebut karena masih ditemukan banyak abu dari sisa jenazah yang dibakar.

Bahkan, para nelayan sekitar juga enggan untuk mencari ikan di sekitar pulau. Sebab, mereka sering kali mendapatkan tengkorak atau tulang manusia.

Berdiri Rumah Sakit Jiwa yang Horor

Pulau PovegliaSalah satu bangunan terbengkalai di Pulau Poveglia. Foto: Dok. Walks of Italy

Selama ratusan tahun terlantar, pulau itu akhirnya difungsikan lagi sebagai rumah sakit jiwa pada 1922. Namun, rumah sakit itu justru dikenal horor karena ada seorang dokter yang gila dan jahat terhadap pasien.

Menurut cerita yang beredar, hampir semua pasien rumah sakit di jadikan sebagai bahan eksperimennya. Dokter tersebut menggunakan palu dan bor untuk melihat isi otak pasien tanpa dibius terlebih dahulu.

Rumah sakit jiwa itu akhirnya ditutup karena telah melanggar kemanusiaan. Pulau Poveglia akhirnya terbengkalai lagi dan tak berpenghuni sampai sekarang.

Saat ini pemerintah Italia masih menutup akses masuk menuju Pulau Poveglia. Langkah ini dilakukan guna mencegah adanya turis yang masuk ke kota kecil tersebut.

(ilf/das)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Berita BeritaKlik Lainnya
Kalkulator KPR
Tertarik mengajukan KPR?
Simulasi dan ajukan dengan partner detikProperti
Harga Properti*
Rp.
Jumlah DP*
Rp.
%DP
%
min 10%
Bunga Fixed
%
Tenor Fixed
thn
max 5 thn
Bunga Floating
%
Tenor KPR
thn
max 25 thn

Ragam Simulasi Kepemilikan Rumah

Simulasi KPR

Hitung estimasi cicilan KPR hunian impian Anda di sini!

Simulasi Take Over KPR

Pindah KPR bisa hemat cicilan rumah. Hitung secara mudah di sini!
Hide Ads