Presiden Amerika Serikat Donald Trump berencana membangun Perpustakaan Kepresidenan Trump di Miami, Florida. Ia sudah membocorkan desain bangunan yang berupa gedung pencakar langit.
Dilansir dari NBC News, Selasa (31/3/2026), baru-baru ini Trump membagikan video desain perpustakaan presiden melalui media sosial. Video itu menunjukkan gedung tinggi berlapis kaca dengan tiang di atasnya.
Proyek itu akan mengembangkan bangunan berisi perpustakaan dan museum. Bangunan itu tertulis nama Trump dalam huruf berwarna emas pada fasadnya. Lalu, terdapat bendera Amerika di bagian tengah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemudian, terparkir pesawat kepresidenan di lantai dasar gedung. Pesawat Boeing 747 itu merupakan pemberian dari pemerintah Qatar kepada Trump. Rencananya, pesawat itu akan dipajang di gedung setelah masa jabatan Trump berarkhir.
Desain Perpustakaan Kepresidenan Trump Foto: Truth Social @realDonaldTrump |
Video tersebut juga menampilkan replika Gedung Putih pada masa pemerintahan Trump. Perpustakaan Kepresidenan akan dirancang oleh firma arsitektur dan teknik Miami, Bermello Ajamil.
Lokasi perpustakaan ada di sebidang lahan utama di Miami yang berbatasan dengan tepi laut kota. Lahan itu memiliki luas hampir 3 hektare yang bernilai lebih dari US$ 67 juta atau sekitar Rp 1,14 triliun (kurs Rp 17.016).
Pihak Trump sudah lama mengincar Florida, sebagai lokasi perpustakaan. Namun, lahan tersebut sempat menjadi sumber perselisihan hukum musim gugur lalu setelah seorang hakim federal menghentikan pengalihan lahan dari sebuah perguruan tinggi lokal.
Hakim akhirnya membatalkan kasus tersebut pada Desember dan mengizinkan pengalihan lahan dilanjutkan.
Selain itu, bersamaan dengan video teaser itu, Trump menyertakan tautan untuk orang-orang berdonasi untuk Yayasan Perpustakaan Kepresidenan Donald J. Trump Inc.
Dikutip dari Trump Library, Perpustakaan Kepresidenan Donald J. Trump merupakan perpustakaan kepresidenan ke-15 yang dikelola oleh Administrasi Arsip dan Catatan Nasional (NARA), yakni sebuah lembaga federal. Arsip Nasional akan mengelola catatan pemerintahan Trump dalam bentuk tekstual, elektronik, audiovisual, dan artefak.
(dhw/das)











































