Istana Nurul Iman di Brunei Darussalam baru-baru ini menyita perhatian setelah seorang pengguna Instagram, @riskyusman membagikan video penampakan komplek istana tersebut dari pesawat. Pemilik video tersebut bertanya siapa pemilik rumah megah di tengah pepohonan rindang di Kalimantan.
Setelah ditelusuri, itu adalah kediaman kerajaan Brunei Darussalam. Dari atas terlihat jelas bahwa Istana Nurul Iman sangat luas. Komplek kediaman orang nomor 1 di Brunei tersebut memiliki luas sekitar 200.000 meter persegi dengan gaya bangunan gabungan Melayu dengan kubah dan arsitektur Islam (lengkungan emas dan kubah) bersama dengan fitur arsitektur Eropa modern.
Kemegahannya bukan hanya terlihat dari arsitektur dan luas areanya, material yang dipakai pun tidak kalah mewah. Dilansir VN Express, kubah besar yang dipakai pada salah satu bagian bangunan dilapisi dengan emas asli.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lalu, interiornya memakai material premium, mulai dari emas, marmer, granit, sutra dari China, dan kaca dari Inggris.
Pembangunannya dilakukan oleh Ayala Corporation dan selesai pada tahun 1984 dengan total biaya sekitar US$ 1,4 miliar atau sekarang setara dengan Rp 23 triliun (kurs Rp 17.014). Namun, pada masa itu, tentu nominalnya lebih rendah.
Sementara itu, arsitek yang bertanggung jawab dalam mendesain bangunan ini adalah arsitek asal Filipina Leandro Locsin.
Punya komplek bangunan super luas, di dalam Istana Nurul Iman terdapat 1.788 kamar, 257 kamar mandi, aula perjamuan untuk 5.000 tamu, masjid berkapasitas 1.500 orang, garasi untuk 110 mobil, kandang ber-AC untuk 200 kuda polo, dan lima kolam renang. Halaman istana ditanami pepohonan hijau dan terdapat lapangan polo.
Penghuni istana ini adalah Sultan Brunei Darussalam Hassanal Bolkiah dan keluarganya. Selain menjadi kediaman resmi, istana ini juga menjadi pusat pemerintah Brunei. Banyak acara penting dan jamuan kenegaraan digelar di sini.
Terakhir kali Istana Nurul Iman menarik perhatian dunia karena menjadi lokasi pernikahan Pangeran Abdul Mateen dan Anisha Rosnah. Pernikahan tersebut mengikuti tradisi kerajaan. Banyak tamu penting dari berbagai negara hadir dalam perayaan tersebut.
(aqi/aqi)










































