Baru-baru ini viral sebuah video yang memperlihatkan rumah utuh dipindahkan dengan mobil melewati jalanan di Selandia Baru. Menurut pemilik video, @prillytetodinz fenomena ini merupakan hal biasa. Kenapa begitu?
Dilansir Build Magazine, Selandia Baru memiliki aturan mengenai pemindahan rumah daur ulang ini. Tidak sembarangan rumah bisa dipindahkan utuh seperti itu.
Masih dilansir dari Build Magazine, menurut insinyur senior dan Ketua Tim Struktur di BRANZ, David Carradine, rumah yang boleh diangkut merupakan yang struktur utamanya dari kayu. Sebab, rumah ini mirip dengan rumah portable bisa disusun dan dibongkar dengan mudah tanpa rusak parah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nantinya ketika diangkut, rumah akan dibagi menjadi 2-3 bagian karena rumah kayu di Selandia Baru umumnya berukuran cukup besar, bahkan lebih besar dari lebar jalan.
Rumah dari kayu mudah untuk dipindahkan tanpa dibongkar karena sebagian besar rumah tersebut awalnya dibangun di atas pondasi tiang pancang. Namun, bukan berarti rumah di atas pondasi pelat beton tidak dapat dipindahkan, jenis bangunan ini tetap bisa dipindahkan setelah memisahkan rumah dari pelat beton terlebih dahulu.
Lalu, jika rumah berlapis bata dipindahkan, bata-bata tersebut harus dibongkar dulu. Memang dibawanya tidak akan seperti rumah kayu yang pasti utuh.
Apabila dari struktur rumah mampu untuk dipindah, bangunan ini perlu izin pembangunan untuk instalasi pipa, drainase, dan sambungan air hujan baru ke layanan pemerintah daerah (atau pengolahan air limbah atau pembuangan air hujan di lokasi).
Proses Pemindahan Rumah
Setelah syarat bangunan terpenuhi, selanjutnya adalah pemilik rumah harus memilih lokasi baru untuk rumah tersebut. Setelah menetapkan, mereka perlu menghubungi jasa khusus pengangkutan.
Perusahaan ini akan memeriksa kesesuaian lokasi dan mempersiapkan asuransi untuk rumah tersebut. Kesesuaian lokasi ini juga termasuk dengan pemeriksaan bahwa lokasi terbaru itu benar-benar aman untuk rumah, misalnya bukan di lokasi rawan banjir, longsor, dan daerah berbahaya lainnya.
Menurut Kepala Eksekutif Asosiasi Angkutan Berat Selandia Baru Jonathan Bhana-Thomson pada 2025, terdapat sekitar 45 perusahaan pengangkutan yang membantu memindahkan rumah. Dalam banyak kasus, perusahaan relokasi memindahkan rumah dan membangun pondasi tiang kayu.
Perlu diketahui, meskipun proses pemindahan rumah utuh ini cukup sering terjadi di Selandia Baru, prosesnya diatur ketat oleh peraturan. Otoritas perizinan bangunan juga mengatur bahwa tidak semua lokasi bisa menerima rumah bekas.
Sebelumnya diberitakan, seorang diaspora Indonesia di Selandia Baru membagikan pengalamannya diminta menepi mendadak saat sedang berkendara. Ternyata ada mobil pengangkut rumah utuh akan melintas.
"Hal normal di New Zealand: pindah rumah serumah-rumahnya," tulis Prilly dalam keterangan video TikToknya @prillytetodinz.
Kepada BeritaKlik, Prilly bercerita jika sebelum mobil pengangkut rumah itu lewat, ada mobil lain yang melintas dan bawa papan peringatan bahwa ada mobil pengangkut rumah akan lewat. Semua kendaraan diminta menepi di tempat yang agak jauh sampai mobil pengangkut itu lewat.
"Iya sebelum rumah itu lewat ada 1 mobil yang bawa papan kayak pengumuman gitu kalau di belakang akan ada mobil lewat. Makanya mobilku udah minggir nunggu si rumah lewat," jelasnya.
(aqi/abr)











































