Menginap di Bulan sebentar lagi bukan hanya sebuah khayalan. Beberapa tahun mendatang, akan ada hotel yang berdiri di sana.
Hotel tersebut dibangun oleh Galactic Resource Utilization Space (GRU), sebuah perusahaan dari Amerika Serikat. Meski proses pembangunan hotel saat ini belum dilakukan, founder dan CEO GRU Space, Skyler Chan, memiliki mimpi yang jauh lebih besar yaitu membangun kota-kota di Planet Mars.
Menurutnya, membangun hotel di Bulan merupakan langkah awal saja. Ke depannya, ia akan mengembangkan kota di Planet Mars.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bulan hanyalah permulaan; kami ingin membangun kota-kota pertama di Mars, menggunakan teknologi dan arsitektur yang sama," kata Chan, dikutip dari New York Post.
Pengembangan kota di Mars rencananya akan memakai material yang mirip pada hotel di Bulan. Dilansir dari Designboom, hotel di Bulan akan memakai material yang bisa dipompa, mirip tenda luar angkasa, serta bahan mirip batu yang dicampur dengan tanah Bulan atau regolith.
Proyek ini memang tidak untuk semua orang karena butuh biaya yang cukup besar. Misalnya untuk bisa menginap di Bulan ini pengunjung harus membayar uang muka sekitar US$ 1 juta atau Rp 17 miliar (kurs Rp 17.086).
Tak hanya itu, bisa jadi menginap di Bulan menimbulkan ketidaknyamanan. Bangunan hotel di Bulan akan dipompa di sana untuk mengurangi bisa pengangkutan dari Bumi. Selain itu, makanan yang disajikan akan sangat praktis yaitu makanan beku-kering yang dikonsumsi oleh para astronot di Stasiun Luar Angkasa Internasional.
Akan dibutuhkan pakaian antariksa dan kendaraan khusus untuk berkeliling dan melakukan aktivitas di Bulan. Tapi menurut Chan, hanya duduk diam dan memandangi Bumi dari Bulan sudah cukup.
(abr/das)










































