Merek pakaian H&M sudah tidak asing lagi di telinga kita. Merek ini hampir bisa ditemukan di seluruh mal besar, terutama di Ibu Kota.
Ternyata pemilik H&M Stefan Persson tidak hanya memiliki aset di dunia mode, mereka juga punya bisnis properti. Dilansir South China Morning Post, Stefan Persson memiliki lahan pedesaan seluas 3.000 hektare di Wiltshire, Inggris selatan, pada tahun 1997. Kemudian, ia membeli sedikit-sedikit dari tahun ke tahun. Berdasarkan laporan South China Morning Post, hingga 2024 lahan yang dimilikinya tembus 19.000 hektare.
Penampakan lahan milik pemilik H&M Stefan Persson pada 2022. Foto: @ramsburybrewery/Instagram via South China Morning Post |
Daerah yang dibelinya itu kemudian dinamakan dengan Ramsbury Estates. Dari total luas 19.000 hektare, 7.700 hektare di antaranya digunakan sebagai perkebunan. Dengan fokus pada gandum dan jelai di samping sejumlah kecil ternak sapi. Selain itu, terdapat lebih dari 2.500 hektar hutan dan pepohonan, termasuk sebuah sungai yang bisa untuk memancing, terutama ikan trout.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sisanya digunakan sebagai lahan peternakan, pub, tempat pembuatan bir, tempat penyulingan, tempat pengolahan minyak zaitun sendiri, serta dibangun 100 rumah dan pondok.
Bangunan di sana tidak semuanya bangunan baru, beberapa di antaranya adalah bangunan yang memang sudah ada di sana dan ikut dibeli. Bahkan ada yang berasal dari pertengahan abad ke-18. Menurut situs webnya, rumah-rumah tersebut disewakan kepada berbagai macam penyewa, mulai dari pekerja pertanian lajang hingga keluarga besar yang ramai.
Pub yang didirikannya bernama The Bell di Ramsbury. Berdiri di sebuah bekas gudang kereta kuda yang berusia lebih dari 300 tahun dan memiliki 10 kamar tidur serta sebuah restoran.
Lalu, pabrik bir didirikan pada 2004 disusul 10 tahun kemudian tersedia tempat penyulingan, dan tempat pengolahan minyak pada tahun 2015. Selain menjual produk yang dihasilkan dari tempat-tempat tersebut, perkebunan ini menawarkan tur ke pabrik bir dan tempat penyulingan. Pengunjung bisa membayar harga £ 25 atau setara dengan Rp 574.930 (kurs Rp 22.962) per orang.
Sementara itu, Stefan Persson merupakan anak pendiri H&M, Erling Persson. Stefan Persson pernah menduduki kursi orang nomor satu di H&M menggantikan sang ayah pada 1982. Sebelum menduduki posisi CEO, ia telah meniti karier dari kepala operasional Inggris pada tahun 1976.
Ia mengundurkan diri sebagai CEO H&M pada 1998 dan menjadi Ketua Dewan Direksi hingga Mei 2020. Saat ini putranya, Karl-Johan yang menggantikannya.
Meskipun sudah tidak menjabat apa pun di H&M, ia dan keluarganya merupakan pemegang saham terbesar H&M, yakni lebih dari 50% saham pada Maret 2026 berdasarkan keterangan Forbes. Nilai kekayaannya saat ini sekitar US$ 22,3 miliar atau Rp 381 triliun (kurs Rp 17.112).
(aqi/das)











































