Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump telah mengungkap desain terbaru dari gapura kemenangan yang dijuluki 'Arc de Trump'. Ia sesumbar desain gapura ini jadi salah satu yang terindah di dunia, tapi kenyataannya justru mendapat kritik habis-habisan.
Dilansir dari Aljazeera, pembangunan gapura kemenangan setinggi 76 meter itu merupakan ide Trump pada Oktober tahun lalu. Ia ingin membangun sebuah gapura di Washington D.C, untuk memperingati 250 tahun Kemerdekaan AS yang jatuh pada 4 Juli 2026.
Desain terbaru gapura kemenangan 'Arc de Trump' telah dirilis ke publik. Gapura yang dibalut warna putih dengan ornamen patung berkelir emas disebut Trump sebagai salah satu gapura paling besar dan indah di seluruh dunia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Alih-alih mendapat pujian dari publik, desain gapura itu justru menuai kritik tajam. Sebab, gapura ini dinilai terlalu besar dan tinggi sehingga berpotensi menghalangi pemandangan Pemakaman Nasional Arlington yang jadi tempat peristirahatan terakhir para tentara AS yang gugur di medan perang.
Public Citizen Litigation Group yang mewakili beberapa veteran tentara perang menggugat pembangunan gapura kemenangan tersebut. Mereka menilai proyek 'Arc de Trump' ini harus melalui persetujuan Kongres.
Desain render terbaru dari gapura kemenangan yang dijuluki 'Arc de Trump'. Foto: Dok. U.S. Commission of Fine Arts |
Bahkan, wakil ketua Komisi Seni Rupa (Commission of Fine Arts) James McCrery II, yang akan menilai sekaligus mengizinkan proyek gapura kemenangan, menyarankan agar desain 'Arc de Trump' menghilangkan patung bersayap dan burung elang di puncaknya.
Ia juga menentang empat patung singa yang ada di bagian bawah, tepatnya di sisi-sisi gapura kemenangan. Menurutnya, singa merupakan hewan yang identik dengan Afrika dan tidak mencerminkan Amerika.
"Singa itu bukanlah hewan yang berasal dari benua Amerika Utara," kata McCrery.
Meski mendapat kritikan, Trump pede gapura kemenangan tersebut akan menjadi salah satu mahakarya paling indah di AS. Bahkan, gapura ini akan menjadi sebuah kebanggaan bagi masyarakat sekaligus daya tarik wisatawan yang berkunjung ke Washington D.C.
"Dengan senang hati saya mengumumkan bahwa HARI INI Pemerintahan saya secara resmi telah menyerahkan proposal dan rencana kepada Komisi Seni Rupa (Commission of Fine Arts) yang sangat dihormati, terkait pembangunan Gapura Kemenangan TERBESAR dan TERINDAH di seluruh dunia," tulis Trump di akun media sosial Truth miliknya.
"Ini akan menjadi tambahan yang luar biasa bagi kawasan Washington D.C yang dapat dinikmati oleh seluruh rakyat Amerika selama puluhan tahun ke depan!" ungkapnya.
Lokasi gapura besar itu rencananya terletak di Memorial Circle, sebuah bundaran di dekat Pemakaman Nasional Arlington dan di seberang Sungai Potomac dekat Lincoln Memorial, Washington D.C.
Jika rampung dibangun, tinggi gapura ini akan mengalahkan Gedung Capitol AS dan Monumen Lincoln yang akhirnya membuat kedua bangunan itu tampak kecil.
Pihak administrasi Gedung Putih mengatakan telah resmi mengajukan rencana pembangunan gapura kemenangan kepada Komisi Seni Rupa. Proposal itu bakal ditinjau minggu depan dan jika mendapatkan 'lampu hijau' maka gapura kemenangan yang diidamkan Trump bisa dibangun.
(ilf/ilf)











































