Sebuah mobil terperosok ke dalam lubang sedalam 3 meter di Depok. Lubang tersebut tercipta di area septic tank rumah yang berada di atas carport.
Dilansir detikNews, kondisi lubang tersebut cukup besar hingga sebuah mobil masuk ke dalamnya dan hanya menyisakan bagian ban depan tersangkut di atas. Dari gambar yang dibagikan, di titik mobil terperosok, tidak ada tanah yang menopang lantai carport di atasnya. Di sekitar lubang septic tank pun tampak kondisi tanah tidak padat dan tidak menyentuh permukaan carport.
Melihat hal ini, kontraktor sekaligus CEO Lyvprojects Albert Lim menanggapi bahwa kondisi lubang amblas yang terlihat pada foto tampak janggal. Pasalnya seharusnya lubang septic tank tidak dibuat sedalam itu, meskipun kedalamannya juga disesuaikan dengan posisi selokan atau parit. Lalu, lubang yang tercipta juga cukup besar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ngawur sih, 3 meter menurut saya terlalu dalam sih. Harus diperhitungkan sama elevasi got-nya berapa. Got-nya kan nggak mungkin 3 meter di bawah tanah. Kalau dibuang ke got (selokan) ya. Kalau bikin sumur resapan mungkin masih masuk akal," kata Albert saat dihubungi BeritaKlik pada Sabtu (25/4/2026).
Jika sedalam itu, kemungkinan posisi rumah ditinggikan sehingga septic tank bisa sedalam 3 meter. Selain itu, pasti ada faktor lain yang dibuat tidak sesuai standar, seperti struktur di atas tutup septic tank hingga ke permukaan lantai rumah. Struktur ini sangat penting untuk memperkuat permukaan dan mengamankan septic tank yang ada di bawahnya.
"Kalau tanahnya turun terus lubangnya sebesar itu, itu kayaknya ada yang salah deh. Harusnya tanah itu dipadetin, di atasnya septic tank itu diuruk, terus dipadetin, baru dicor. Jadi waktu ambruk turunnya itu pelan-pelan. Kalau gitu kan ada goa di bawahnya. Ada cave, ada lubang di bawah tanahnya itu," jelasnya.
Selain itu, posisi lubang septic tank sebaiknya tidak tepat berada di bawah roda mobil terparkir. Beban kendaraan di atasnya dapat memberikan tekanan pada lantai garasi atau carport. Namun, jika kondisinya tidak memungkinkan untuk digeser menjauh, sebenarnya tanah bawahnya bisa diperkuat agar tidak amblas, tetapi untuk kasus ini, ia melihat memang ada lubang besar di bawah carport tersebut sehingga tidak mampu menopang.
"Mungkin rusak (lantai carport) gara-gara satu, penempatan septic tanknya sudah salah. Dua, tutup septic tanknya nggak direncanakan dengan baik. Kalau satu mobil mungkin, katakanlah kalau mobil SUV gitu beratnya bisa 2-3 ton, dibagi empat (ban) kan udah hampir 750 kilo kan. Sampai satu ton. Nah, itu kalau bebannya yang direncanakan di satu ban aja nggak kuat, ya bisa jadi lama-kelamaan, ambruk," terangnya.
Sementara itu, mobil telah dievakuasi dibantu oleh Pemadam Kebakaran (Damkar) Depok. Peristiwa itu terjadi pada Kamis (23/4/2026) pukul 13.20 WIB di Jalan Al Barakah, Jatijajar, Depok. Mobil yang jeblos ke lubang ditarik keluar menggunakan tali.
Proses evakuasi disebut memakan waktu 12 jam dikarenakan luas garasi mobil dan carport yang sempit. Menurut Kabid Pengendalian Operasional Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Depok, Tessy Haryati, salah satu penyebab lantai carport ambrol tepat di atas septic tank ambrol adalah lapisan tanah yang tipis.
"Rangka septic tank tipis, jadi rapuh. Tiba-tiba jeblos saat mobil parkir," ujar Tessy Haryati seperti dikutip BeritaKlik pada Sabtu (25/4/2026).
Tessy mengatakan tujuh orang personel diturunkan untuk mengevakuasi mobil tersebut. Dia mengatakan lubang tersebut kedalaman 3 meter.
"Kedalaman 3 meter. UPT Tapos 3 orang, UPT Merdeka 4 orang personel diturunkan," ucapnya.
(aqi/aqi)











































