Asosiasi pengembang menyebut sektor properti di 2026 tengah menghadapi berbagai tantangan cukup berat, salah satunya eskalasi politik global terkait perang Amerika Serikat-Israel dan Iran. Tantangan ini dinilai berdampak pada rantai pasok dan makroekonomi nasional.
Situasi global yang tidak menentu telah memengaruhi minat investasi dan daya beli masyarakat, khususnya di sektor properti. Alhasil masyarakat lebih berhati-hati dalam membeli hunian karena perekonomian global ikut terdampak.
Meski di tengah situasi yang menantang, Ketua Umum DPP REI Joko Suranto meyakini masih ada peluang-peluang yang dapat dioptimalisasi oleh pembembang. Salah satunya dengan mendukung pencapaian target Program 3 Juta Rumah yang telah dicanangkan sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Program ini dinilai Joko sebagai strategi yang tepat karena sektor perumahan dijadikan instrumen untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, mengatasi kemiskinan, dan menekan stunting.
"Program 3 juta rumah adalah program mulia karena memberikan ruang kebijakan yang lebih besar bagi percepatan penyediaan perumahan di Indonesia. Sebagai program prioritas pemerintah, maka sektor perumahan tentunya harus didukung semua pihak, tidak hanya pengembang tetapi juga seluruh instansi kementerian/lembaga pemerintah," kata Joko dalam acara HUT REI ke-54 di Bandar Lampung, Kamis (7/5/2026).
Dalam perayaan HUT kali ini, REI mengusung tema "Membangun Kebersamaan & Solidaritas REI, Menuju Bangkitnya Industri Properti". Acara ini menjadi momentum strategis bagi seluruh anggota REI di seluruh Indonesia untuk lebih menguatkan kebersamaan, soliditas dan sinergitas dalam mendorong kebangkitan kembali industri properti nasional.
Perayaan HUT REI-54 diisi beragam kegiatan seru, antara lain welcome dinner, night rider, bakti sosial, family gathering, reuni mantan Ketua Umum REI dan Ketua REI di Pantai Hurun, golf bersama, serta Lampung City Tour. Perayaan HUT yang meriah ini digelar mulai dari 5-7 Mei 2026 di Bandar Lampung, Lampung.
Selain itu diadakan rapat koordinasi (rakor) DPP-DPD REI untuk membahas isu-isu terkini sektor properti, aksi penanaman sejuta pohon, serta gala dinner sebagai puncak peringatan HUT REI ke 54 yang akan dimeriahkan artis Charly van Houten.
Ketua Penyelenggara HUT REI ke-54, Djoko Santoso Halim menjelaskan selama kegiatan hari ulang tahun, asosiasi pengembang tertua dan terbesar di RI ini mengadakan bakti sosial dengan membagikan 1.000 sembako untuk warga yang berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Bandar Lampung.
"Di acara family gathering kami mengajak kolaborasi UMKM terutama pedagang kuliner khas Lampung. Family gathering dikemas dalam bentuk reuni mantan ketua umum dan ketua REI, kontemplasi, fun game dan kulineran untuk mempererat kebersamaan anggota REI," papar Djoko.
Selain itu, digelar forum bisnis sebagai salah satu terobosan dari Pemerintah Provinsi Lampung untuk mendorong pertumbuhan sektor properti dan investasi. Forum ini diharapkan menjadi wadah strategis bagi pelaku usaha lokal dan nasional untuk memperluas jaringan dan menciptakan peluang kolaborasi.
"Kehadiran ratusan pengusaha properti dari seluruh Indonesia, termasuk pengembang nasional diharapkan mampu memacu perputaran ekonomi daerah, mempromosikan sektor pariwisata, serta berlanjut dengan masuknya investasi ke Lampung, terutama investasi di sektor properti," imbuhnya.
(ilf/das)









































