Trump Mau Cat Gedung Wakil Presiden Pakai 'Cat Ajaib', Biayanya Tembus Rp 131 M!

Trump Mau Cat Gedung Wakil Presiden Pakai 'Cat Ajaib', Biayanya Tembus Rp 131 M!

Danica Adhitiawarman - detikProperti
Rabu, 13 Mei 2026 07:07 WIB
Gedung Eksekutif Eisenhower di Washington, AS.
Gedung Eksekutif Eisenhower Foto: Wikimedia Commons/CCA 3.0/Almonroth
Jakarta -

Presiden Amerika Serikat Donald Trump berencana mengecat putih gedung Eisenhower, Kantor Wakil Presiden, pakai 'cat ajaib'. Proyek renovasi itu diperkirakan membutuhkan anggaran yang fantastis.

Dilansir dari AP, manajer operasional konstruksi untuk Kantor Administrasi Gedung Putih (WHOA), Ryan Erb, sudah berdiskusi dengan Komisi Perencanaan Ibu Kota Nasional (NCPC) yang meninjau proposal renovasi gedung Eisenhower. Erb mengungkapkan perkiraan awal untuk pekerjaan pengecatan itu adalah US$ 7,5 juta atau setara Rp 131 miliar (kurs Rp 17.514).

Erb mengatakan pihaknya bekerja sama dengan vendor eksternal untuk menguji cat silikat yang ingin digunakan Trump. Ia menawarkan Rp 131 miliar untuk perkiraan awal pengerjaan eksterior gedung. Uang itu akan dialokasikan untuk perawatan dan pemeliharaan proyek.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun, komisi tidak menyetujui proyek tersebut. Mereka pun meminta Gedung Putih memberikan informasi tambahan.

"Sayangnya, kita tidak bisa mempercepat proses itu," kata Erb kepada para komisioner, dikutip dari AP, Selasa (12/5/2026).

ADVERTISEMENT

"Kami sedang berusaha mengumpulkan semua data terlebih dahulu," imbuhnya.

Gedung Putih sudah mengajukan dua proposal, yakni mengecat seluruh permukaan abu-abu eksterior gedung dengan cat putih atau hanya sebagian saja. Namun, pengecatan seluruh gedung dengan cat putih lebih diutamakan.

Selain itu, cat ajaib ini sedang dilakukan uji coba. Pengujian dilakukan pada sampel granit dari sebuah tambang di Maine.

"Data awal menunjukkan hasil yang menjanjikan untuk proses ini," katanya.

Sementara itu, rencana renovasi gedung Eisenhower menimbulkan protes dari kalangan pelestari, arsitek, hingga sejarawan. Mereka berpendapat bahwa granit tidak semestinya dicat karena dapat memerangkap kelembapan dan merusak batu.

Sebelumnya diberitakan CNN, 'cat ajaib' yang akan digunakan mengandung silikat. Cat ini diklaim Trump bisa memperkuat batu, mencegah air masuk, mencegah noda, mudah diaplikasikan, dan jarang membutuhkan pengecatan ulang.

Namun, hal ini justru mendapat sorotan dari para ahli. Cat tersebut dipercaya tidak akan bekerja dengan baik pada permukaan gedung.

Sebuah grup yang terdiri dari 25 ahli secara anonim menyebutkan cat tersebut tidak cocok pada material granit di gedung tersebut. Menurut para ahli, batu granit tidak berikatan secara kimiawi dengan jenis cat yang mengandung silikat. Penggunaan cat tersebut hanya akan menyebabkan kerusakan permanen pada gedung.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/das)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Berita BeritaKlik Lainnya
Kalkulator KPR
Tertarik mengajukan KPR?
Simulasi dan ajukan dengan partner detikProperti
Harga Properti*
Rp.
Jumlah DP*
Rp.
%DP
%
min 10%
Bunga Fixed
%
Tenor Fixed
thn
max 5 thn
Bunga Floating
%
Tenor KPR
thn
max 25 thn

Ragam Simulasi Kepemilikan Rumah

Simulasi KPR

Hitung estimasi cicilan KPR hunian impian Anda di sini!

Simulasi Take Over KPR

Pindah KPR bisa hemat cicilan rumah. Hitung secara mudah di sini!
Hide Ads