Biaya Renovasi Gedung Putih Bengkak Jadi Rp 17,6 T Demi Keamanan Trump

Biaya Renovasi Gedung Putih Bengkak Jadi Rp 17,6 T Demi Keamanan Trump

Almadinah Putri Brilian - detikProperti
Sabtu, 16 Mei 2026 15:34 WIB
Render desain ballroom Gedung Putih yang digarap Presiden AS, Donald Trump
Desain ballroom Gedung Putih. Foto: Dok. Truth Social/@realDonaldTrump
Jakarta -

Biaya renovasi Sayap Timur Gedung Putih diusulkan naik dari yang sebelumnya US$ 400 juta atau Rp 7 miliar (kurs Rp 17.609) menjadi US$ 1 miliar atau Rp 17,6 triliun. Alasannya untuk meningkatkan keamanan.

Dilansir dari ABC News, usulan tersebut Usulan tersebut disampaikan oleh US Secret Service Director, Sean Curran, kepada anggota Senat dari Partai Republik pada Selasa (15/5). Berikut ini rinciannya.

- US$ 220 juta untuk penguatan keamanan Gedung Putih
- US$ 180 juta untuk fasilitas pemeriksaan keamanan pengunjung Gedung Putih
- US$ 175 juta untuk pelatihan Secret Service
- US$ 175 juta untuk peningkatan fasilitas bagi orang-orang yang dilindungi Secret Service
- US$ 150 juta untuk ancaman dan teknologi yang terus berkembang
- US$ 100 juta untuk acara-acara yang memiliki signifikansi nasional

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pihak Gedung Putih bersikeras pengetatan keamanan itu diperlukan apalagi setelah ada insiden percobaan pembunuhan Presiden AS Donald Trump dalam acara makan malam White House Correspondents' Association beberapa waktu lalu. Walau demikian, Senator dari Partai Republik masih skeptis terkait penggunaan dana US$ 1 miliar itu.

"Dia memberi kami daftar yang merinci pengeluaran tersebut sedikit lebih detail, tetapi... masih banyak pertanyaan. Ini bukan satu-satunya kekhawatiran, tetapi salah satu kekhawatiran terbesar di pihak kami adalah menambah defisit," kata Senator Partai Republik John Kennedy, dikutip dari ABC News.

ADVERTISEMENT

Sementara itu, Senator Partai Republik Jim Justice, yang mendukung proyek pembangunan ballroom dan penggunaan dana pemerintah untuk keamanan, menyatakan bahwa US$ 1 miliar sangat lah besar. Ia ingin para pejabat pemerintahan menjelaskan lebih rinci detail penggunaan dana tersebut.

Sebagai informasi, pada awalnya, biaya konstruksi ballroom ini sekitar US$ 400 juta. Nantinya ballroom tersebut akan dirancang sebagai ruang multifungsi berkapasitas besar yang dapat digunakan untuk acara kenegaraan hingga pertemuan berskala internasional.

Fasilitas ini juga diharapkan mengurangi ketergantungan penggunaan tenda sementara yang selama ini kerap dipasang di halaman Gedung Putih untuk acara besar.

(abr/das)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Berita BeritaKlik Lainnya
Kalkulator KPR
Tertarik mengajukan KPR?
Simulasi dan ajukan dengan partner detikProperti
Harga Properti*
Rp.
Jumlah DP*
Rp.
%DP
%
min 10%
Bunga Fixed
%
Tenor Fixed
thn
max 5 thn
Bunga Floating
%
Tenor KPR
thn
max 25 thn

Ragam Simulasi Kepemilikan Rumah

Simulasi KPR

Hitung estimasi cicilan KPR hunian impian Anda di sini!

Simulasi Take Over KPR

Pindah KPR bisa hemat cicilan rumah. Hitung secara mudah di sini!
Hide Ads