Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengusulkan agar arena UFC yang dibangun di halaman Gedung Putih dijadikan permanen. Rencananya, arena tersebut hanya dibangun sementara untuk pertarungan tanggal 14 Juni sekaligus untuk merayakan hari jadi ke-250 tahun Amerika Serikat.
Dilansir dari USA Today, dalam video yang diunggah di TikTok pada 2 Juni, Trump menyamakan arena UFC yang dibangun di halaman Gedung Putih dengan Menara Eiffel di Paris. Ia mengatakan, Menara Eiffel yang rampung pada 1889 seharusnya dibongkar usai World's Fair atau pameran dunia, tapi itu tidak pernah terjadi hingga menara itu menjadi ikon Paris.
Saat ini, di halaman Gedung Putih sedang dibangun arena UFC yang akan dipakai bertanding pertengahan Juni ini sekaligus merayakan hari jadi ke-250 tahun AS dan ulang tahun ke-80 Donald Trump.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"(Di halaman Gedung Putih) akan ada pertarungan UFC pada 14 Juni. Dan saat aku melihatnya, mungkin kami tidak pernah, tidak akan pernah membongkarnya (arena UFC)," kata Trump dalam video itu, dikutip dari USA Today, Jumat (5/6/2026).
Walau demikian, belum diketahui pasti apakah Trump memang berniat untuk menjadikan arena tersebut permanen di Gedung Putih atau hanya sekadar lelucon belaka.
Baca juga: Gedung Putih Mulai 'Disulap' Jadi Arena UFC |
Sebagai informasi, pembangunan arena UFC di Gedung Putih sudah dilakukan sejak akhir Mei 2026. Dilansir dari The Guardian, di arena itu akan dikelilingi ribuan kursi sementara, termasuk ruang di pinggir ring untuk marching band lengkap untuk memeriahkan acara.
Trump pertama kali mengemukakan ide untuk menyelenggarakan pertarungan UFC di halaman Gedung Putih tahun lalu, pada 4 Juli di Idaho ketika ia mengumumkan rencana perayaan ulang tahun ke-250 Amerika Serikat.
Dilansir dari Washington Times, arena pertarungan berbentuk segi delapan itu diperkirakan memiliki kapasitas antara 4.500-5.000 kursi dan tambahan 100.000 penonton dapat menyaksikan pertarungan tersebut di layar di White House Ellipse, sebuah taman seluas 52 hektare yang terletak di sebelah selatan halaman Gedung Eksekutif.
"Semuanya gratis. Ini akan luar biasa," ujar Trump, dikutip dari Washington Times, Jumat (1/5).
UFC dan perusahaan induknya, TKO Group Holdings, menanggung biaya acara di Gedung Putih yang diperkirakan mencapai US$ 60 juta atau Rp 1 triliun (kurs Rp 18.035). CEO UFC Dana White mengatakan bahwa promosi tersebut menanggung semua pengeluaran, termasuk sekitar US$ 700.000 hingga US$ 1 juta (Rp 12-18 miliar) untuk restorasi South Lawn.
"UFC Freedom 250," acara UFC yang menampilkan tujuh pertarungan, akan memperingati ulang tahun ke-250 Amerika. Acara tersebut dilakukan pada tanggal 14 Juni, bertepatan dengan ulang tahun ke-80 Trump, yang merupakan penggemar lama olahraga ini.
(abr/dhw)










































