Baru-baru ini ada kabar menghebohkan dari Timnas Jerman yang tengah berjuang di Piala Dunia 2026. Mereka menemukan ular berbisa di penginapan yang berada di Winston-Salem, Karolina Utara.
Jenis ular itu adalah copperhead, salah satu ular berbisa yang memang umum ditemui di daerah Karolina Utara.
"Kami melihat seekor ular kemarin, kami diberi tahu itu berbisa. Kalau tergigit, harus ke rumah sakit. Sepertinya sih tidak sampai mati, tapi ya tetap berbahaya," kata Kapten Jerman Joshua Kimmich dikutip BBC, pada Kamis (18/6/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah kejadian ini, para pemain jadi lebih berhati-hati dan selalu melihat ke bawah takut terinjak ular.
"Saya punya perasaan kalau Anda menginjak ular, bisa berakhir buruk. Itulah sebabnya kami mencoba menjaga jarak dari binatang-binatang di sini," lanjutnya.
Memangnya di mana sih Timnas Jerman tinggal sampai penginapannya bisa muncul ular berbisa?
Graylyn Estate Hotel Foto: via Graylyn |
Menurut laporan dari DW, Timnas Jerman tidak tinggal di hotel komersial biasa, tetapi di sebuah penginapan berbentuk kastil yang usianya sudah hampir 100 tahun bernama Graylyn Estate Hotel.
Pemilihan tempat ini sudah dilakukan sejak akhir tahun lalu karena dirasa dekat dengan tiga lapangan tempat latihan di Universitas Wake Forest. Jaraknya hanya 10 menit.
"Karena jarak yang sangat jauh di AS, kami sudah menempuh jarak yang panjang, karena itu ingin kami hindari sebisa mungkin dalam rutinitas latihan harian kami. Kami telah berhasil melakukannya dengan base camp ini," kata Nagelsmann, pelatih timnas Jerman pada akhir tahun lalu.
Graylyn Estate Hotel Foto: via Graylyn |
Seluruh kamar berjumlah 85 unit sudah disewa oleh Timnas Jerman selama Piala Dunia.
Dilansir situs resmi hotel, Graylyn Estate Hotel merupakan properti yang dibangun oleh keluarga Gray, seorang pengusaha tembakau pada 1928. Luas lahan hotel ini 55 hektare dan dinobatkan sebagai bangunan terbesar kedua di Karolina Utara.
Bangunan ini terinspirasi dari arsitektur bangunan Prancis abad ke-15. Bagian dalam bangunan tidak kalah indah di mana banyak perabotan dan dekorasi dibuat oleh para pengrajin Eropa.
Di dalamnya ada ruang billiar, ruang acara pribadi, ruang olahraga, area perkebunan, dan masih banyak lagi. Meskipun usianya menginjak 97 tahun, interior dalam gedung dan kamarnya tidak terkesan tua. Justru terlihat klasik dan elegan.
(aqi/das)












































