Gedung tertinggi di Beijing, CITIC Tower, ditabrak pesawat pada Jumat (26/6) lalu. Otoritas China yang sedang menginvestigasi penyebab insiden itu. Berdasarkan tanda-tanda yang ditemukan diduga pilot tersebut memang ingin mengakhiri hidup.
Dikutip dari CNN, Kamis (2/7/2026), peristiwa tersebut terjadi pada gedung setinggi 109 lantai. Kejadian ini menewaskan pilot dan melukai 13 orang.
Kecelakaan itu mengejutkan warga sekitar, pecahan kaca dan puing pesawat berjatuhan dari ketinggian. Saat itu, para pekerja kantor hendak pulang. Kejadian ini pun menimbulkan kepanikan dan memunculkan pertanyaan terkait sistem pertahanan udara Beijing.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Insiden tabrakan ini disensor secara ketat di China dan butuh hampir sehari bagi pihak berwenang untuk mengakui kecelakaan tersebut. Baru-baru ini, China mengungkap identitas pilot yang mengendarai pesawat yang menabrak CITIC Tower.
Pilot itu adalah pria berusia 66 tahun bermarga Liu. Ia seorang warga lokal.
Otoritas China mengatakan Liu sempat mengungkap keinginan untuk menghilangkan nyawanya sendiri. Hal itu diungkapkan di tengah spekulasi mengenai identitas dan motif pilot tersebut.
Temuan itu merujuk dari beberapa catatan dalam buku harian Liu. Tercatat, dirinya menyebut 'mengakhiri (hidupnya) sendiri.'
Selain itu, otoritas China menyebut Liu adalah seorang wiraswasta yang telah bercerai. Dia tinggal sendirian serta menderita insomnia kronis dan kecemasan.
Para penyelidik menyimpulkan bahwa insiden tersebut adalah kasus membahayakan keselamatan publik yang disebabkan oleh alasan pribadi.
Untuk diketahui, CITIC Tower adalah gedung pencakar langit tertinggi ke-10 di dunia. Lalu, gedung pencakar langit itu menjadi tertinggi ke-5 di China, berdasarkan Skyscraper Center.
Dilansir dari Arch Daily, CITIC Tower menjulang setinggi 528 meter. Ketinggiannya itu menjadikannya yang tertinggi di Beijing.
Selain tinggi, CITIC Tower juga mempunyai desain yang unik. Bentuk gedung itu mirip seperti vas bunga. Bagian dasar gedung memiliki lebar 78 meter, tengah 54 meter, dan atas 69 meter.
Desain menara ini sesuai untuk zona seismik terbesar di China. Kemudian, bangunan itu mengusung denah persegi dengan sudut-sudut yang membulat.
CITIC Tower digunakan sebagai ruang perkantoran CITIC Group dan CITIC Bank. Perusahaan ini bergerak dalam lima sektor, antara lain layanan keuangan komprehensif, manufaktur, material, konsumsi baru, dan urbanisasi tipe baru.
(dhw/das)










































