Jakarta - Jeffrey Epstein memiliki sebuah rumah mewah di Manhattan, New York. Rumah 7 lantai itu diduga jadi tempat Epstein untuk melakukan kejahatan seksualnya.
Intip Rumah Jeffrey Epstein di New York yang Penuh Misteri
Dalam laporan The Wall Street Journal, terdapat sejumlah foto di dalam rumah Epstein di New York. Salah satu foto yang bikin gempar adalah patung seorang wanita menggunakan gaun pengantin yang tenggah bergelantungan pada seutas tali. Patung ini terletak di tengah aula rumah Epstein. Foto: Dok. The Wall Street Journal
Ada juga sebuah area kecil di bawah tangga yang dilengkapi 4 kursi sofa, meja kecil, dan sebuah meja berukuran besar menempel di dinding. Pada meja besar terdapat beberapa karya seni, salah satunya berbentuk topeng wajah manusia. Foto: Dok. The Wall Street Journal
Ada juga sebuah ruangan yang digunakan untuk pijat dan spa. Menurut laporan, Epstein diduga mengajak beberapa gadis dari sejumlah SMP di Queens untuk datang ke rumahnya. Mereka disuruh untuk memijat Epstein dengan syarat melepaskan seluruh busana. Foto: Dok. The Wall Street Journal
Berbeda dari ruangan lainnya yang tampak aneh dan bikin merinding, kamar tidur Epstein tampak nyaman dan cerah. Perpaduan warna biru tua dan putih dinilai cocok untuk kamar tidur tersebut. Di dalamnya juga ada 2 meja kecil, 2 lampu tidur, lemari, dan lampu gantung. Foto: Dok. The Wall Street Journal
Pada salah satu ruangan di rumahnya terdapat perapian dengan desain klasik. Ada juga sebuah lukisan yang menempel di atas perapian. Lukisan itu tampak menyeramkan karena menggambarkan wajah yang aneh. Foto: Wikimedia Commons/Public Domain
Bagian dapur di rumah Jeffrey Epstein di New York. Terlihat juga sebuah lorong menuju ruangan lain di dalam rumahnya. Foto: Wikimedia Commons/Public Domain
Potret rumah Jeffrey Epstein di New York dari luar. Pasca kematian Epstein di sel penjara Manhattan pada 2019, properti mewah itu akhirnya dijual pada 2021 dengan harga US$ 51 juta atau sekitar Rp 855 miliar (kurs Rp 16.761). Seluruh hasil penjualan rumah lalu diberikan kepada korban Epstein sebagai bentuk uang kompensasi. Foto: Dok. New York Post










































