Jakarta - Program bedah rumah mulai menyasar permukiman padat di Jakarta Timur. Bantuan BSPS diharapkan meningkatkan kualitas hunian warga berpenghasilan rendah.
Foto Properti
Mengintip Rumah yang Akan Disulap BSPS Jadi Layak Huni
Warga bernama Rukmini berfoto di depan rumahnya yang akan direnovasi melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Palmeriam, Jakarta Timur, Jumat (19/6/2026). Program tersebut menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas hunian masyarakat.
Setiap penerima bantuan memperoleh alokasi dana sebesar Rp20 juta untuk mendukung perbaikan tempat tinggal.
Pada tahap awal, tiga rumah di kawasan tersebut menjadi penerima program peningkatan kualitas hunian.
Bantuan tersebut ditujukan untuk mendorong terciptanya rumah layak huni bagi masyarakat.
Program BSPS Tahun 2026 di DKI Jakarta mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Total alokasi BSPS di DKI Jakarta mencapai 5.659 unit rumah, meningkat dari 158 unit pada tahun sebelumnya.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 5.359 unit dialokasikan untuk wilayah perkotaan dan 300 unit untuk kawasan pesisir di Kepulauan Seribu.
Wilayah Jakarta Barat mendapat alokasi BSPS mencapai 1.350 unit rumah. Terdapat 942 unit rumah yang menjadi sasaran program dan tersebar di enam kecamatan serta 22 kelurahan. Adapun Kelurahan Kalianyar, Kecamatan Tambora, memperoleh alokasi sebanyak 29 unit rumah penerima manfaat.
Warga pun menyambut baik program bedah rumah yang digulirkan tersebut.











































