Hal Penting yang Wajib Dicek Sebelum Bangun Kos-kosan biar Nggak Rugi

Hal Penting yang Wajib Dicek Sebelum Bangun Kos-kosan biar Nggak Rugi

Sekar Aqillah Indraswari - detikProperti
Minggu, 05 Apr 2026 12:01 WIB
Kos-kosan Nunung
Ilustrasi lorong kos-kosan. Foto: YouTube Melaney Ricardo
Jakarta -

Saat ini semakin banyak orang memilih untuk membangun kos-kosan sebagai investasi atau passive income. Hal ini tidak mengherankan mengingat properti memang salah satu instrumen investasi yang menguntungnya.

Sayangnya, ada satu hal yang terkadang dilupakan oleh para investor bahwa investasi juga bisa gagal jika tidak ada perhitungan, penilaian, dan persiapan yang matang. Dalam kata lain, asal investasi karena ikut-ikut orang lain atau tanpa ilmu juga tidak baik.

Menurut Pengamat properti dan Direktur PT Global Asset Management Steve Sudijanto semua jenis investasi, termasuk properti harus melakukan studi kelayakan (feasibility study).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jadi feasibility study itu studi kelayakan, memang studi kelayakan itu tidak berdasarkan feeling, emosi, tapi berdasarkan kenyataan, data, survei lapangan, dan lain sebagainya," kata Steve kepada BeritaKlik beberapa waktu lalu.

Di dalam komponen studi kelayakan itu ada yang disebut kelayakan pasar, market study, potensinya, dan bagaimana komponen keuangannya.

ADVERTISEMENT

"Jadi cash flow, berapa modal yang dikeluarkan, berapa lama pulang modalnya, terus net present value-nya berapa, NPV, dan internal rate of return (IRR)-nya," imbuhnya.

Cara ini berlaku untuk pembangunan kos-kosan dengan modal pribadi dan pinjaman (kredit). Oleh karena itu, studi kelayakan dilakukan sebelum kos-kosan dibangun agar pemiliknya tidak salah langkah yang nanti ujungnya justru merugi.

Lebih lanjut, Steve mengatakan studi kelayakan juga perlu disesuaikan dengan lokasi kos-kosan yang akan dipilih. Beda lokasi hasilnya kemungkinan akan berbeda sehingga studi kelayakan harus dilakukan pada masing-masing tempat.

Steve mengatakan studi kelayakan ini tidak bisa dilakukan sendiri karena komponennya cukup banyak. Ia menyarankan untuk memakai jasa broker atau konsultan properti.

"Konsultan properti, broker properti biasanya mempunyai jasa membuat studi kelayakan, dan juga Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) itu. Kalau main-main akhirnya boncos, rugi, dan kalau rugi itu waduh pusing karena bangunan itu udah memakan biaya banyak dan modalnya udah tertanam di situ," terangnya.

Itulah hal penting yang harus dilakukan sebelum membangun kos-kosan dan terjun ke bisnis properti, semoga membantu.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini




(aqi/abr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Berita BeritaKlik Lainnya
Kalkulator KPR
Tertarik mengajukan KPR?
Simulasi dan ajukan dengan partner detikProperti
Harga Properti*
Rp.
Jumlah DP*
Rp.
%DP
%
min 10%
Bunga Fixed
%
Tenor Fixed
thn
max 5 thn
Bunga Floating
%
Tenor KPR
thn
max 25 thn

Ragam Simulasi Kepemilikan Rumah

Simulasi KPR

Hitung estimasi cicilan KPR hunian impian Anda di sini!

Simulasi Take Over KPR

Pindah KPR bisa hemat cicilan rumah. Hitung secara mudah di sini!
Hide Ads