Biar Nggak Menyesal, Hindari 6 Kesalahan Ini saat Beli Rumah Pertama

Biar Nggak Menyesal, Hindari 6 Kesalahan Ini saat Beli Rumah Pertama

Almadinah Putri Brilian - detikProperti
Kamis, 23 Apr 2026 10:00 WIB
Ilustrasi beli rumah
Ilustrasi beli rumah. Foto: Shutterstock
Jakarta -

Membeli rumah pertama tentu menjadi momen yang ditunggu-tunggu. Itu karena dalam proses membeli rumah pertama butuh persiapan yang matang mulai dari kondisi keuangan hingga hunian yang ingin dibeli.

Terkadang, banyak orang yang terlalu bersemangat hingga lupa mempertimbangkan hal-hal penting sebelum mengambil keputusan besar. Akibatnya, tidak sedikit pembeli rumah pertama kali justru menyesal setelah transaksi selesai.

Dilansir dari Family Handyman, berikut ini beberapa kesalahan yang dihindari saat ingin membeli rumah pertama.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

1. Gegabah Mengambil Keputusan

Ketertarikan terhadap sebuah rumah dapat memengaruhi proses pengambilan keputusan. Dalam kondisi tersebut, pembeli berisiko mengabaikan pertimbangan penting, seperti harga yang tidak sesuai atau adanya potensi masalah pada rumah.

Untuk menghindari hal ini, calon pembeli disarankan menyusun daftar kebutuhan utama serta batasan yang tidak dapat ditawar sebelum mulai mencari rumah. Langkah ini membantu menjaga keputusan tetap berdasarkan pertimbangan yang rasional.

ADVERTISEMENT

2. Tidak Memperhatikan Finansial dan Tidak Memanfaatkan Kredit

Calon pembeli sebaiknya tidak mencari rumah sebelum mengetahui kemampuan finansialnya. Untuk membantu meringankan, mengajukan persetujuan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) ke bank dapat membantu calon pembeli untuk mendapatkan rumahnya dengan sistem kredit.

Setelah KPR disetujui, calon pembeli harus memperhitungkan biaya cicilan dan juga kebutuhan hidup sehari-hari. Oleh karena itu, menyisakan ruang dalam anggaran dinilai lebih aman agar pembeli tetap memiliki fleksibilitas keuangan untuk biaya rutin, perawatan rumah, maupun kebutuhan darurat.

3. Hanya Menghitung Cicilan Tanpa Memikirkan Biaya Lainnya

Banyak calon pembeli lebih fokus pada cicilan bulanan, tapi lupa menghitung biaya tambahan. Padahal, ada banyak pengeluaran lain seperti pajak rumah, asuransi, listrik, air, hingga biaya perawatan. Jika semua biaya ini tidak diperhitungkan sejak awal, kondisi keuangan bisa terasa berat di kemudian hari.

4. Tidak Memeriksa Kawasan Rumah

Sebagian pembeli terkadang melewatkan pemeriksaan rumah agar proses pembelian terasa lebih cepat. Padahal langkah ini penting untuk mengetahui kondisi rumah secara menyeluruh.

Melalui pemeriksaan rumah, berbagai masalah tersembunyi yang berpotensi menimbulkan biaya besar di kemudian hari dapat diketahui sejak awal. Meski demikian, hasil pemeriksaan rumah tidak perlu ditanggapi berlebihan, sehingga sebaiknya dibicarakan dengan agen atau petugas pemeriksa untuk mengetahui mana yang wajar dan mana yang perlu diperhatikan.

Selain kondisi rumah, lingkungan sekitar tetap perlu diperhatikan. Oleh karena itu, calon pembeli tidak disarankan hanya menilai bagian dalam rumah.

Lakukan pengamatan di sekitar area, kunjungi pada waktu yang berbeda, dan bila memungkinkan, cari informasi dari warga setempat. Kondisi lingkungan merupakan faktor penting yang perlu dipertimbangkan selain keadaan fisik rumah.

5. Tidak Pakai Jasa Agen Properti

Agar lebih hemat, sebagian orang memilih membeli rumah tanpa bantuan agen properti. Padahal, agen berpengalaman bisa membantu negosiasi harga, menjelaskan kondisi lingkungan, serta menghindarkan pembeli dari risiko dalam proses transaksi. Bagi pembeli rumah pertama kali, menggunakan jasa agen properti justru bisa sangat membantu.

6. Terlalu Mencari Rumah yang Sempurna

Banyak orang menolak rumah yang sebenarnya sudah layak hanya karena ada sedikit kekurangan. Padahal, rumah yang benar-benar sempurna hampir tidak pernah ada. Jika terus menunggu, waktu bisa terbuang lama sementara harga rumah justru terus naik.

Agar hal ini tidak terjadi, calon pembeli sebaiknya kembali melihat kebutuhan utama dan anggaran yang dimiliki. Tentukan bagian mana yang benar-benar penting dan mana yang masih bisa ditoleransi atau diperbaiki nanti.

Itulah beberapa kesalahan yang sebaiknya dihindari ketika ingin membeli rumah pertama. Semoga bermanfaat!




(abr/zlf)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Berita BeritaKlik Lainnya
Kalkulator KPR
Tertarik mengajukan KPR?
Simulasi dan ajukan dengan partner detikProperti
Harga Properti*
Rp.
Jumlah DP*
Rp.
%DP
%
min 10%
Bunga Fixed
%
Tenor Fixed
thn
max 5 thn
Bunga Floating
%
Tenor KPR
thn
max 25 thn

Ragam Simulasi Kepemilikan Rumah

Simulasi KPR

Hitung estimasi cicilan KPR hunian impian Anda di sini!

Simulasi Take Over KPR

Pindah KPR bisa hemat cicilan rumah. Hitung secara mudah di sini!
Hide Ads