Setiap orang punya rumah impian masing-masing dengan desain yang didambakan. Untuk mewujudkan rumah itu, pemilik dapat membangun atau merenovasi rumah.
Pemilik tentu harus merencanakan desain hingga material dengan arsitek dan kontraktor. Namun, pada akhirnya pengerjaan akan dilakukan oleh tukang bangunan.
Perlu diketahui, ada beberapa sistem dalam menggunakan jasa tukang, yakni pengerjaan secara borongan dan harian. Sistem ini lebih mengarah pada waktu dan pembayaran tukang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kontraktor dari Rebwild Constructions, Wildan, menjelaskan tukang borongan mengerjakan suatu bagian pembangunan secara menyeluruh mulai dari belanja material hingga selesai. Dengan begitu pemilik tinggal memantau pengerjaan dan terima hasilnya.
Sementara itu, tukang harian hanya mengerjakan pembangunan. Lalu, progres tukang ini dihitung secara harian.
"Mau pelaksanaannya berapa lama, bebas, itu namanya sistem borong. Kalau sistem harian, yaudah tukangnya ngerjain aja, pemilik bayarnya harian," kata Wildan kepada detikProperti, Selasa (30/12/2025).
Lalu, apa perbedaan tukang borongan dan tukang harian? Sistem mana yang lebih efisien buat bangun rumah impian? Berikut ini penjelasannya.
Perbedaan Tukang Borongan dan Harian
Inilah perbedaan tukang borongan dan harian menurut kontraktor.
1. Pekerjaan
Jasa tukang borongan biasanya digunakan untuk mengerjakan pembangunan awal dan struktur rumah. Mereka mengerjakan tugas seperti penggalian, membuat kolom, dan membuat sloof.
Berbeda halnya dengan tukang harian, mereka lebih cocok mengerjakan finishing bangunan. Tukang harian sering kali melakukan pekerjaan halus contohnya pengacian, pengecatan, dan memasang plafon.
2. Waktu Kerja
Tidak ada batas waktu penyelesaian pekerjaan kalau memakai jasa tukang borongan. Jam kerja mereka juga lebih fleksibel tanpa sebutan lembur atau batas waktu.
Tukang borongan cenderung bekerja dengan cepat agar pekerjaan segera selesai. Hal ini membuat tukang borongan cenderung lebih cepat menyelesaikan tugasnya dibandingkan tukang harian.
Sementara itu, tukang harian diupah tergantung berapa hari dia bekerja sehingga tidak terlalu terburu-buru. Jam kerja tukang harian pada pukul 08.00-16.00, melebihi waktu tersebut akan dikenakan uang lembur.
"Caranya biar jasanya dia dan lain-lainnya untung, jadi biasanya itu lebih cepat terus bisa sampai lembur. Kalau misalkan tukang harian yaudah bayarnya harian, selama jam kerja dapetnya berapa titik yaudah itu," jelasnya.
3. Biaya
Biaya tukang borongan dihitung secara keseluruhan sejak awal untuk keseluruhan pekerjaan. Pembayarannya pun dapat diberikan secara bertahap tergantung kesepakatan. Bayaran untuk tukang tidak akan berubah selama apapun pengerjaan.
Di sisi lain, tukang harian dihitung upahnya per hari. Namun, pembayarannya dapat dilakukan seminggu sekali. Pembayaran tukang akan terus bertambah semakin banyak hari yang dilalui buat menyelesaikan pembangunan.
4. Hasil Pekerjaan
Menurut Wildan, hasil pengerjaan tukang harian lebih rapi dibandingkan tukang borongan. Pasalnya, tukang harian tidak dikejar waktu sehingga dapat bekerja dengan lebih teliti. Nah, tukang borongan cenderung lebih cepat pekerjaannya, alhasil terkadang tidak terlalu rapi.
Kesimpulan
Wildan mengatakan jenis tukang dapat disesuaikan dengan tugas yang akan dikerjakan. Pembangunan struktur rumah akan lebih efisien menggunakan tukang borongan, sedangkan finishing rumah memakai tukang harian agar hasilnya lebih rapi.
"Sistem borong efisien kalau misalkan di area struktur aja, kalau misalkan kerjaan finish diborong biasanya hasilnya jelek. Jadi ini (sebaiknya) dikolaborasi antara harian dan borongan," tuturnya.
Pemilik bisa menyesuaikan mana sistem tukang yang lebih cocok untuk pembangunan rumah. Akan tetapi, Wildan menyarankan untuk menggunakan kedua sistem pertukangan untuk mewujudkan rumah impian dengan efisien. Pastikan juga untuk tetap mengawasi pekerjaan tukang supaya sesuai target dan harapan.
Kalau pemilik ingin lebih simpel dan tidak mau ambil pusing, dapat menggunakan jasa tukang borongan. Sebab, mereka akan mengerjakan dari awal sampai akhir sesegera mungkin. Biayanya pun sudah jelas nominalnya sejak awal.
Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.
Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini
(dhw/das)










































