Jangan Sepelekan Listrik Saat Rumah Kebanjiran, Ini Tips dari Ahli

Jangan Sepelekan Listrik Saat Rumah Kebanjiran, Ini Tips dari Ahli

Almadinah Putri Brilian - detikProperti
Jumat, 30 Jan 2026 17:47 WIB
Jangan Sepelekan Listrik Saat Rumah Kebanjiran, Ini Tips dari Ahli
Ilustrasi stopkontak. Foto: Getty Images/Ana-O
Jakarta -

Belakangan ini hujan lebat melanda sejumlah wilayah di Indonesia. Kondisi itu tak ayal membuat sejumlah wilayah kebanjiran.

Saat rumah kebanjiran, sebaiknya penghuni tetap waspada agar tidak tersengat listrik. Kondisi lembap dan air yang menggenang dapat menjadi media penghantar arus listrik dari instalasi atau peralatan yang tidak terlindungi dengan baik sehingga bisa berpotensi membahayakan keselamatan penghuni rumah.

"Keselamatan listrik merupakan fondasi penting dalam menciptakan hunian yang aman, terutama di tengah tantangan musim hujan dan meningkatnya risiko banjir. Kami mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi bahaya listrik dan memastikan instalasi serta perangkat proteksi di rumah menggunakan produk kelistrikan yang asli dan berkualitas," ujar President Director Schneider Electric Indonesia & Timor-Leste, Martin Setiawan, dikutip dari keterangannya, Jumat (30/1/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Nah, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menjaga listrik di rumah saat banjir. Berikut ini informasinya.

1. Matikan Aliran Listrik dari Panel Utama

Ketika air sudah masuk ke dalam rumah, langkah paling aman adalah mematikan aliran listrik dari panel utama. Hal ini bertujuan untuk mencegah aliran listrik menyebar melalui air atau benda-benda konduktor (yang bisa menghantarkan listrik) di dalam rumah. Apabila panel listrik sudah tergenang atau sulit dijangkau, sebaiknya tunggu bantuan petugas.

ADVERTISEMENT

2. Jangan Sentuh Peralatan Listrik yang Terendam Air

Peralatan elektronik dan listrik yang terendam banjir berpotensi masih menyimpan arus atau mengalami kerusakan pada isolasi kabel. Hindari menyentuh, memindahkan, atau menyalakan kembali peralatan tersebut sebelum dipastikan benar-benar kering dan aman. Pemeriksaan oleh teknisi listrik sangat disarankan sebelum peralatan digunakan kembali.

3. Lakukan Pemeriksaan Instalasi Listrik saat Banjir Surut

Setelah banjir surut, lakukan pemeriksaan instalasi listrik secara menyeluruh, terutama bagian dapur, ruang keluarga, dan stopkontak yang rendah. Hal itu karena air banjir dapat merusak kabel, sambungan, dan komponen listrik yang tidak terlihat.

Pemeriksaan oleh teknisi listrik membantu memastikan tidak ada kebocoran arus atau risiko korsleting saat listrik kembali dinyalakan.

4. Tunda Aktivitas Bebersih Sampai Kondisi Listrik Aman

Membersihkan rumah usai banjir memang penting, tapi pastikan aliran listrik sudah dalam kondisi mati dan aman. Gunakan alas kaki berbahan karet, hindari menyentuh stopkontak atau kabel yang masih basah, dan pastikan tangan dalam kondisi kering saat beraktivitas di sekitar instalasi listrik.

5. Lengkapi Rumah dengan Sistem Proteksi Listrik yang Tepat

Sebagai langkah pencegahan jangka panjang, rumah disarankan dilengkapi dengan sistem proteksi listrik yang memadai, tidak hanya MCB untuk korsleting, tetapi juga perangkat anti-setrum seperti Gawai Proteksi Arus Sisa (GPAS) atau RCCB/RCBO. Perangkat ini dirancang untuk memutus aliran listrik secara otomatis saat terdeteksi kebocoran arus, bahkan pada tingkat yang sangat kecil sehingga dapat membantu melindungi manusia dari risiko sengatan listrik.

Itulah beberapa cara aman menjaga listrik saat rumah kebanjiran.




(abr/abr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Berita BeritaKlik Lainnya
Kalkulator KPR
Tertarik mengajukan KPR?
Simulasi dan ajukan dengan partner detikProperti
Harga Properti*
Rp.
Jumlah DP*
Rp.
%DP
%
min 10%
Bunga Fixed
%
Tenor Fixed
thn
max 5 thn
Bunga Floating
%
Tenor KPR
thn
max 25 thn

Ragam Simulasi Kepemilikan Rumah

Simulasi KPR

Hitung estimasi cicilan KPR hunian impian Anda di sini!

Simulasi Take Over KPR

Pindah KPR bisa hemat cicilan rumah. Hitung secara mudah di sini!
Hide Ads