Saat ini keberadaan kamera pengawas di properti sangat membantu untuk mengawasi rumah. Selain itu, CCTV juga sudah mudah dibeli dan tidak sulit untuk dipasang.
Menjelang waktu mudik merupakan waktu yang tepat untuk menambahkan perangkat canggih untuk keamanan. Pemilik rumah bisa mengawasi rumah melalui ponsel dan bisa lebih tenang meninggalkan rumah. Menurut Mandepa seperti yang dikutip pada Jurnal Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Bisnis, tujuan memasang CCTV sebagai barang bukti tindak kejahatan yang telah terjadi sehingga CCTV mampu membantu menumbuhkan rasa aman dan tentram selama rumah ditinggal mudik.
Sebelum membeli CCTV, ketahui dulu lokasi yang tepat pemasangannya agar mengetahui jumlah CCTV yang akan dibeli.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Engineer CCTV Hikvision Nalendra Fahlevie lokasi yang umum dipasang CCTV di rumah adalah ruang tamu, ruang makan, dapur, dan halaman. Tempat-tempat tersebut merupakan ruangan yang akan dilewati atau dikunjungi oleh siapa pun setiap harinya. Selain itu, halaman merupakan lokasi vital untuk mengetahui siapa saja yang melewati rumah kita.
"Pertama halaman. Terus kedua ruang tamu, area ruang makan, sama dapur. Karena apa? Poin pertama itu memang ya udah vital. Terus menurut saya sih dapur takut ada apa-apa," katanya saat ditemui di saat ditemui di pameran Electric & Power Indonesia 2025 JIExpo, Kemayoran, Jakarta, Rabu (17/9/2025).
Nalendra menyarankan untuk CCTV dapur, lebih baik ditambahkan fitur penunjang seperti thermal detector atau pendeteksi radiasi dan perubahan suhu berlebih. Di dapur terdapat beberapa barang penghasil panas. Fitur deteksi suhu ini dapat memberikan sinyal kepada penghuni rumah jika ada sumber panas yang tidak beres. Dengan begitu, penghuni rumah bisa mencegah terjadinya kebakaran. Namun, ia mengatakan harga CCTV dengan fitur canggih ini lebih mahal daripada CCTV biasa.
Di luar dapur, ruang lainnya bisa memakai CCTV biasa dengan lensa kamera fisheye untuk menampilkan objek secara luas dan jelas.
Lalu, CCTV di halaman sebaiknya ditambahkan sistem peringatan jika ada pergerakan yang mencurigakan. Sebagai contoh ada alarm yang akan berbunyi jika ada orang yang masuk rumah melalui atas pagar. Bisa juga peringatan alarm jika ada orang masuk di waktu-waktu yang tidak biasa, yakni tengah malam dan dini hari.
Jenis CCTV untuk di Dalam dan Luar Rumah
Kamera CCTV bullet Foto: Sekar Aqillah Indraswari |
Nalendra mengatakan jenis CCTV yang dipakai untuk dalam dan luar rumah berbeda. Untuk dalam rumah memakai CCTV berbentuk bulat atau disebut CCTV dome. Bentuk kamera ini setengah lingkaran di mana bagian yang rata menempel pada dinding. Bagian bawahnya yang bulat dilapisi dengan penutup bening agar objek di depan kamera dapat terlihat dengan jelas.
Kemudian untuk di luar ruangan, CCTV yang dipakai bernama kamera bullet. Bentuknya lonjong seperti leher kamera telezoom.
Itulah beberapa lokasi yang bisa dipasang CCTV, semoga bermanfaat.
Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.
Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini
(aqi/das)











































